Trends

Wamenkeu sebut kebutuhan pembiayaan NDC RI sebesar Rp4.002,44 triliun - BeritAja

Sedang Trending 11 bulan yang lalu
beritaja.com

Kebutuhan mencapai sasaran NDC ini bukan nomor nan kecil

Jakarta (BERITAJA.COM) - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyebut kebutuhan pembiayaan untuk mencapai Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia sebesar Rp4.002,44 triliun.

Kebutuhan tersebut untuk mencapai sasaran NDC tanpa syarat sebesar 29 persen pada tahun 2030 berasas Third Billenial Update Report.

"Kebutuhan mencapai sasaran NDC ini bukan nomor nan kecil," ungkap Suahasil dalam Seminar Standard Chartered Bank World of Wealth (WOW) ke-19 nan dipantau secara daring di Jakarta, Selasa.

Ia memerinci kebutuhan nan dimaksud meliputi kebutuhan untuk sektor kehutanan sebesar Rp309 triliun, daya sebesar Rp3.500 triliun, industri sebesar Rp930 miliar, limbah sebesar Rp185,27 triliun serta pertanian sebesar Rp7,2 triliun.

Dengan demikian Indonesia setidaknya memerlukan pendanaan sekitar Rp400 triliun per tahun, ialah dalam periode 2021-2030.

Berita lain dengan Judul: Wamenkeu sebut ASEAN area nan sangat menjanjikan

Berita lain dengan Judul: Wamenkeu sebut 99,99 persen pegawai Kemenkeu telah serahkan LHKPN 2022

Sejauh ini, pengeluaran pemerintah pusat untuk aktivitas mengenai suasana antara lain shopping suasana tahun 2016-2021 mencapai senilai Rp502 triliun, dengan tingkat pertumbuhan 12,2 persen.

Sebanyak 62 persen dihabiskan untuk aktivitas mitigasi dan 34 persen untuk adaptasi, sisanya untuk campuran aktivitas mitigasi dan adaptasi.

Adapun rata-rata pengeluaran suasana tahun 2016-2021 per tahun ialah sebanyak Rp84 triliun alias 4 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pemenuhan kebutuhan pendanaan per tahun baru mencapai 24 persen, sehingga terdapat celah pendanaan sebesar 76 persen nan kudu dipenuhi.

Maka dari itu, Suahasil menuturkan seluruh pihak kudu bekerja sama dalam memenuhi kebutuhan pendanaan untuk mencapai NDC agar tak mengandalkan APBN saja.

"Kita kudu bersama-sama gimana mengkombinasikan pembiayaan untuk memenuhi sasaran tersebut," ucap dia.

Dari sisi kebijakan fiskal, kata dia, beberapa nan telah dikembangkan untuk kebutuhan pendanaan NDC selain shopping pemerintah ialah melalui pendapatan negara dan pembiayaan.

Berita lain dengan Judul: Wamenkeu: Bea Cukai panggil dan periksa pejabat nan pamer harta

Berita lain dengan Judul: Wamenkeu: Pengunduran diri Rafael Alun Trisambodo dari ASN ditolak



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di



    close