Trending

Wali Kota: TPST Kebon Talo Mataram gunakan teknologi insinerator  - Beritaja

Sedang Trending 4 minggu yang lalu
alat pemusnah sampah yang dilakukan melalui pembakaran pada suhu tinggi

Mataram (BERITAJA) - Wali Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat,H Mohan Roliskana mengatakan, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo Ampenan menggunakan teknologi insinerator alias sistem pembakaran ramah lingkungan.

"Teknologi insinerator merupakan salah satu perangkat pemusnah sampah yang dilakukan melalui pembakaran pada suhu tinggi," kata Wali Kota Mataram di Mataram, Minggu.

Hanya saja, lanjutnya, teknologi insinerator yang bakal diterapkan ini dapat mengubah panas dari hasil pembakaran yang sudah dirubah menjadi uap air dimanfaatkan untuk dikonversikan ke tenaga listrik.

Dengan demikian, hasil pengolahan sampah di TPST Sandubaya dengan TPST Kebon Talo nantinya bakal berbeda.

"Kalau TPST Sandubaya hasil pengolahan sampah berbentuk padat seperti pakan maggot, dan batako, jika di TPST Kebon Talo berupa uap cair," katanya.

Baca juga: TPST Mataram dilengkapi mesin cetak paving block dari sampah plastik 
Baca juga: DLH Mataram produksi maggot kering untuk pakan ternak

Ia menjelaskan, pembangunan TPST Kebon Talo Ampenan saat ini dalam tahap tender tingkat pemerintah pusat. Untuk pembangunan TPST Kebon Talo tersebut Pemerintah Kota Mataram mendapatkan support sebesar Rp80 miliar dari pemerintah pusat.

Bantuan tersebut diberikan dalam corak peralatan jadi berupa gedung TPST modern termasuk peralatan pengolahan sampah. Seperti halnya pembangunan TPST modern Sandubaya yang saat ini dalam tahap uji coba.

"Proyek pembangunan TPST Kebon Talo ini kita terima peralatan jadi, kita hanya menyiapkan lahan sekitar satu hektare," katanya.

Menurut Wali Kota, andaikan TPST modern Sandubaya dan TPST Kebon Talo Ampenan beroperasi, maka sampah di Kota Mataram dapat tertangani sekitar 60-70 persen.

Dengan demikian, hanya sebagian mini residu sampah yang bakal di buang ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat.

"Pembangunan dua TPST di Kota Matarammampu memberikan akibat secara keseluruhan dalam penanganan sampah, apalagi pengelolaannya dilakukan dengan pendekatan teknologi modern," katanya.

Hal tersebut tentunya,mampu menjadi motivasi dalam mewujudkan Kota Mataram yang bersih dan rapi.

Baca juga: Insinerator sampah hasilkan emisi lebih besar dibanding PLTU batu bara
Baca juga: KLHK sorong pengoptimalan insinerator TPA Warloka di Manggarai Barat
Baca juga: Jawa Barat ajukan pengadaan insinerator untuk tangani sampah Citarum

Nirkomala
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close