Trending

Wali Kota minta pencuri besi penutup saluran air di Surabaya ditangkap - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

"Mulai sekarang, jika ada nang mencuri, mari ditangkap bersama,"

Surabaya (BERITAJA.COM) - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi minta pelaku pencurian besi penutup saluran air nang sekarang mulai marak terjadi di Kota Pahlawan, Jawa Timur, ditangkap.

"Mulai sekarang, jika ada nang mencuri, mari ditangkap bersama," kata Cak Eri panggilan lekat Eri Cahyadi dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Minggu.

Aksi pencurian besi penutup saluran air salah satunya terjadi di Jalan Ngagel Jaya Utara, Kota Surabaya pada Sabtu (18/3) awal hari alias sekitar pukul 03.53 WIB.

Melihat tindakan itu, Cak Eri tak tinggal diam, dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Dia menegaskan, jangan sampai ada nang mengganggu pembangunan Kota Surabaya. Bila ada kejadian serupa, dia mengimbau kepada seluruh penduduk Kota Pahlawan untuk tak segan menangkap pelakunya.

"Kalau lagi membangun kota jangan diusik lantaran pembangunan itu berakibat besar pada orang Surabaya, untuk mengurangi banjir," kata dia.

Maka dari itu, Cak Eri meminta kepada para penegak norma di Kota Surabaya untuk menangkap pelakunya agar segera ditangkap dan diproses pidana.

Kejadian pada Sabtu awal hari itu sempat tertangkap kamera CCTV. Dalam tindakan tersebut, ada tiga orang laki-laki nang terlihat jelas mengangkat besi penutup saluran kemudian dinaikkan ke dalam gerobak sampah.

"Pencurian semalam juga sudah kami masukkan dan laporkan, jadi wajahnya tertangkap CCTV," kata Cak Eri.

Untuk itu, Cak Eri mengimbau kepada penduduk Surabaya untuk menjaga kota ini. Dirinya juga meminta kepada penduduk untuk tak segan melaporkan jika terjadi tindakan serupa di lingkungannya.

Pelaporan tersebut kudu bisa dibuktikan dengan rekaman berupa foto alias video kemudian dikirim ke nomor pengaduan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di nomor telepon 0811-311-5777.

"Bisa juga dilaporkan ke Wargaku alias nomor telepon pengaduan. Warga Suroboyo mari jogo Suroboyo bareng-bareng (warga Surabaya, mari kita jaga Surabaya bersama-sama), di samping itu kita juga gelar patroli," kata dia..

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Lilik Arijanto menambahkan, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Lilik menyampaikan, upaya nang dilakukan mulai dari menyesuaikan bahan besi nang berat agar tidak mudah diangkut.

"Mengenai kasus ini, saya juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Surabaya. Bahkan tim rayon kami jika menemukan perihal serupa pasti segera melapor ke polisi," kata Lilik.

Lilik berharap, kepada penduduk Surabaya untuk tidak segan melaporkan jika terjadi kejadian serupa di lingkungannya.

"Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan teman-teman di Polsek untuk menindaklanjuti kejadian tersebut," ujar dia.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close