Trending

Wakil Ketua Mpr Apresiasi Presiden Tak Pangkas Anggaran Kip Kuliah - Beritaja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
"Sudah dijelaskan oleh Ibu Menteri Keuangan (Menkeu) dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bapak Sufmi Dasco bahwa anggaran KIP Kuliah tidak bakal terkena efisiensi anggaran,"

Jakarta (BERITAJA) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Eddy Soeparno mengpenghargaan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang tidak memangkas anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Dalam agenda Roadshow MPR Goes to Campus di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jawa Tengah, Jumat (14/2), dia menyebut beberapa mahasiswa mengadukan kekhawatiran danasiwa KIP bakal terkena efisiensi anggaran.

"Sudah dijelaskan oleh Ibu Menteri Keuangan (Menkeu) dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bapak Sufmi Dasco bahwa anggaran KIP Kuliah tidak bakal terkena efisiensi anggaran," ucap Eddy kepada para mahasiswa, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Untuk itu, dirinya berkomitmen mengawal penerapan kebijakan KIP di beragam kampus. Tujuannya, ialah agar memastikan tidak ada pemotongan KIP Kuliah pada mahasiswa yang tidak mampu.

Kemudian, lanjut dia, memastikan KIP diberikan tepat sasaran kepada pihak yang berkuasa dan memerlukan sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Eddy berambisi bakal semakin banyak lagi golongan miskin dan tidak mampuyang mampumendapatkan akses untuk menempuh pendidikan hingga ke jenjang universitas.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan prioritas dan Pemerintah sudah memastikan bahwa jumlah penerima dan anggaran KIP yang diberikan tidak berubah.

“Saya meyakini bahwa Pak Prabowo bakal memberikan prioritas penuh pada pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang,” tuturnya.

Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani Indrawatimengutarakan bahwa tidak bakal ada pemotongan dan pengurangan anggaran danasiwa KIP Kuliah Tahun Anggaran 2025.

“Mengenai buletin munculnya KIP, kami tegaskan danasiwa KIP tidak dilakukan pemotongan alias pengurangan,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/2).

Ia menjelaskan saat ini jumlah penerima danasiwa KIP Kuliah untuk Tahun Anggaran 2025 adalah 1.040.192 mahasiswa penerima danasiwa KIP Kuliah dengan nilai total Rp14,7 triliun.

Dirinya pun memastikan bahwa para mahasiswa yang menerima KIP Kuliah dapat meneruskan program belajar seperti biasanya.


Editor: Albert Michael
Copyright © BERITAJA 2025








Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di Google News dan Whatsapp Channel!