Trending

UPTD Metrologi Legal Semarang tera ulang timbangan pedagang dan SPBU - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Di dua POM bensin tadi sudah sesuai pemisah kesalahan nang diizinkan. Jadi, sudah sesuai toleransi metrologi legal dan boleh digunakan bertransaksi,

Semarang (BERITAJA.COM) - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi Legal Kota Semarang , Jawa Tengah, melakukan tera ulang timbangan pedagang di pasar tradisional dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Atlas.

Tera ulang itu merupakan pengawasan campuran nang dilakukan Dinas Perdagangan Kota Semarang di Pasar Gayamsari dan Pasar Pedurungan, serta SPBU Gayamsari dan Majapahit Semarang.

"Di dua POM bensin tadi sudah sesuai pemisah kesalahan nang diizinkan. Jadi, sudah sesuai toleransi metrologi legal dan boleh digunakan bertransaksi," kata Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Semarang Edi Subeno, di Semarang, Senin.

Berita lain dengan Judul: Pemkot Tangerang uji tera delapan SPBU di jalur mudik

Ia menjelaskan tera ulang pengisian bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menguji pengisian BBM menggunakan bajan 20 liter dengan pemisah toleransi plus minus 100 mililiter.

"Dari kedua SPBU tetap dalam pemisah periode normal. Setiap tahun memang ada tanggungjawab perangkat ukur untuk ditera ulang kembali untuk memastikan hasil penimbangan bagus, pedagang tidak dirugikan, apalagi konsumen," katanya.

Meski demikian, Edi mengatakan untuk timbangan pedagang di pasar memang tetap ditemukan nang belum ditera ulang sehingga langsung dilakukan tera ulang oleh petugas UPTD Metrologi Legal.

"Di dua pasar ada beberapa nang belum dilakukan tera ulang. Jadi, tindakan dari kami dilakukan tera ulang. Kami juga berkoordinasi dengan kepala pasar mana nang belum untuk bisa ditera ulang," katanya.

Menurut dia, pengawasan bakal terus dilakukan UPTD Metrologi Legal Dinas Perdagangan Kota Semarang terhadap perangkat ukur nang digunakan untuk bertransaksi di Kota Atlas, terutama menjelang Lebaran 1444 Hijriah.

"Manakala tidak sesuai aturan, ada tindakan dari kami sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Untuk timbangan, wajib tera ulang setahun sekali," pungkasnya.

Berita lain dengan Judul: Dinas Perdagangan Kabupaten Ngawi lakukan tera ulang SPBU

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan aktivitas tersebut merupakan corak pengawasan campuran dengan membujuk pihak terkait.

"Hari ini, kami kerja sama BBPOM dan UPTD Metrologi Legal untuk mengecek di dua pasar dan dua SPBU. Untuk pom bensin, Alhamdulillah sudah normal, sesuai periode batas, tidak ada pelanggaran," katanya.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close