Trending

Tulungagung surati Polda Jatim terkait ASN tertangkap pesta narkoba - Beritaja

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Tulungagung, Jatim (BERITAJA) - Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkirim surat ke Polda Jatim untuk menjelaskan mengenai berita penangkapan dua ASN Dinas Kesehatan(Dinkes) yang tertangkap Direktorat Reserse Narkoba saat pesta narkoba di tempat intermezo di Surabaya, Rabu (15/5).

"Ya, untuk kepastian kami bakal bersurat ke Polda Jatim untuk memastikan berita ini," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi di Tulungagung, Jumat.

Menurut Tri, pihaknya baru mengetahui perihal penangkapan itu dari buletin daring (online).

Dua pegawai Dinkes yang tertangkap itu diketahui berstatus PNS (pegawai negeri sipil) dan P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja).

Tri belum mau memperkirakan mengenai status dan masa depan kedua ASN pasca kejadian penangkapan tersebut.

Namun dia memastikan, andaikan berita itu terverifikasi betul dan ada surat pemberitahuan resmi dari Polda Jatim, sistem hukuman administratif pasti bakal dijatuhkan kepada keduanya.

Jika sudah ada surat resmi bakal ditindaklanjuti sesuai dengan UU dan patokan yang ada.

Untuk pemberian hukuman terhadap keduanya bakal dipastikan setelah surat resmi tersebut ada jawaban dari kepolisian.

Namun dirinya memastikan jika terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba bakal diberikan hukuman tegas berupa pemecatan.

Tri mengatakan, Kadinkes Tulungagung sudah melaporkan kejadian itu pada dirinya sebagai pemimpin langsung.

Dirinya juga meminta pada Kadinkes untuk memastikan kejadian itu.

"Kalau ASN-nya menjabat sebagai Kasubbag Keuangan Dinas Kesehatan dan satu P3K Dinas Kesehatan," katanya.

ASN tersebut berinisial HP (42) dan P3K Bagian Perencanaan berinisial AM yang baru dilantik sebagai P3K pada April 2024.

Keduanya diamankan berbareng lima orang lainnya.

Dari tangan mereka sukses diamankan dua butir ekstasi dan sisa pemakaian seberat 0,622 gram.

Saat dilakukan tes urine pada ke tujuh orang tersebut positif mengandung methaphetamine dan amphetamine.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Anna Sapti Saripah mengatakan tidak ada penugasan pada keduanya ke Surabaya.

"Hari Rabu tetap melaksanakan tugas kantor, hari Kamis diajak koordinasi sudah tidak respon," kata Anna.

Anna membenarkan bahwa HP merupakan kasubbag finansial pada Dinkes Tulungagung, sedang AM merupakan P3K Bagian Perencanaan yang baru dilantik April 2024.
Baca juga: BNN Tulungagung rehabilitasi dua ASN pengguna narkoba
Baca juga: Polda Jatim gerebek pesta pil ekstasi di Surabaya
Baca juga: Polda Jatim tangkap bandar narkoba di Pamekasan


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close