Terbaru! Siasat menghindari konflik pernikahan yang bisa berujung perceraian - Beritaja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
beritaja.com

Jakarta (BERITAJA) - Psikolog family dan pernikahan Yulistin Puspaningrum menekankan pentingnya menjalankan komitmen pernikahan dalam upaya menghindari bentrok yang dapat berujung pada perceraian.  

"Pada saat kita melangkah ke perkawinan kita mesti komitmen dengan pernikahan itu, jika enggak komitmen, ada masalah sedikitmampu enggak cocok," kata psikolog lulusan Universitas Gadjah Mada itu saat dihubungi BERITAJA pada Selasa.

Sebelum memutuskan untuk menikah, dia mengatakan, krusial untuk menelusuri serta memahami kepribadian calon pasangan dan latar belakang keluarganya supayamampu berupaya meminimalkan potensi bentrok setelah menikah. 

Setelah menikah, Yulistin mengatakan, pasangan mesti mengupayakan komunikasi terjalin dengan baik dalam perihal pemenuhan kebutuhan masing-masing.

Menurut dia, setidaknya ada lima kebutuhan yang mesti dipenuhi untuk menjaga keselarasan rumah tangga, ialah waktu, pelayanan, penghargaan, pemberian hadiah, dan pelukan.

Ia mengatakan bahwa sentuhan alias pelukan sangat berfaedah bagi pasangan dan dapat membikin pernikahan menjadi lebih bahagia. Sentuhan mengakibatkan pasangan merasa dibutuhkan dan dihargai kehadirannya.

Selain itu, menurut dia, pasangan sebaiknya mengupayakan adanya "efek kejutan" agar hubungan rumah tangga tidak menjadi pasif dan monoton.

"Memang secara kimia, terutama laki-laki,mampu jenuh saat tidak ada unsur keterkejutan... Saat pasangan ada sesuatu, enggak pasif, selalu ada yang baru, ini perlu dijaga, jika enggak,mampu terjadi perceraian," katanya.

Ia menambahkan, dalam perihal ini upaya untuk membangkitkan lagi rasa seperti semasa bercintaan alias pada awal pernikahanmampu dicoba.

Yulistin juga mengemukakan pentingnya pasangan memahami bahwa pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan bahwa hubungan dalam pernikahanmampu "naik-turun."

"Dalam pernikahan ada siklus naik turun, tapi gimana kitamampu menjaga agar saat jatuhmampu bangkit lagi, di media sosial apalagi, gangguanmampu berseliweran, jika enggak kuatmampu jatuh," katanya.

Baca juga: Membahas budget pernikahan dapat minimalkan bentrok dengan pasangan
Baca juga: Kelas orang tua dahsyat dijalankan untuk kurangi nomor perceraian


Editor: Mahfud Maryati
Copyright © BERITAJA 2024





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
    close