Terbaru! Kejari sebut kasus korupsi RSUD Mukomuko tetap diusut - Beritaja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
beritaja.com

Mukomuko (BERITAJA) -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memastikan investigasi kasus dugaan korupsi pengelolaan finansial rumah sakit wilayah (RSUD) setempat dengan kerugian sekitar Rp2 miliar  tetap berlanjut.

"Masyarakat Kabupaten Mukomuko jangan khawatir, kami tidak ada apa pun, kami objektif dalam penanganan perkara tersebut, terus bergulir dan berlanjut," kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Mukomuko Agung Malik Rahman Hakim didampingi Kasi Intel Radiman di Mukomuko, Selasa.

Ia mengatakan perihal itu mengenai dengan investigasi perkara yang dibaca di beberapa media sosial bahwa masyarakat melihatnya perkara ini kelihatannya mandek.

Sebenarnya, katanya, pihaknya tidak mandek, institusinya sedang menunggu  dalam minggu ini hasil laporan hasil pemeriksaan (LHP) Auditor Kejati Bengkulu, dan minggu ini Kejari menerima LHP tersebut.

"Selanjutnya secara teknis persiapan manajemen untuk penetapan para tersangka," ujarnya

Ia menjelaskan, auditor yang melakukan audit kasus ini bukan lambat, tetapi mereka bekerja dan yang mereka periksa itu sampai 35 ribu sampai 40 ribu transaksi.

Ia mengatakan, semua perkara yang ada di Kejaksaan Negeri Mukomuko, termasuk perkara dugaan korupsi RSUD Mukomuko dipantau Kejati, Jaksa Agung, dan KPK.

"Mereka melakukan monitoring minimal setahun dua kali. Mana perkara yang macet lantaran apa ditanya itu, dan semua melalui sistem, Mukomuko perkaranya apa tinggal klik," ujarnya.

Sementara itu, dia mengatakan bahwa pihaknya sebelumnya telah memeriksa sebanyak ratusan saksi yang mengenai dengan dugaan korupsi pengelolaan finansial rumah sakit daerah.

Ia menyebutkan, sebanyak enam orang tim interogator kasus dugaan korupsi pengelolaan finansial RSUD, termasuk salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri Rudi Iskandar serta sejumlah kasi dan jaksa yang ada di lingkungan Kejari setempat.

Sedangkan dugaan korupsi pengelolaan finansial rumah sakit wilayah ini salah satunya adalah "mark up" anggaran dan surat pertanggung jawaban (spj) fiktif.


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
    close