Trending

Terbaru! DLH DKI kenalkan program baru guna jaga kualitas udara Jakarta - Beritaja

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Jakarta (BERITAJA) - Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta memperkenalkan program "Breathe Jakarta City Strategy" guna menjaga kualitas udara sekaligus dapat memperkuat Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) di Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Kuswanto melalui keterangan tertulisnya, Selasa, mengatakan ada tiga pilar yang bakal diusung melalui inisiatif program ini ialah aksesibilitas dan pemanfaatan data, pelibatan publik serta tindakan terukur.

“Ke depan Provinsi DKI Jakarta bakal terus menggandeng dan bekerja berbareng seluruh pemangku kepentingan baik dalam sinergi penerapan maupun pengambilan kebijakan menuju Jakarta langit biru dan Jakarta sehat,” kata.

Program "Breathe Jakarta City Strategy" yang bekerjasama dengan organisasi kesehatan masyarakat Vital Strategies sebagai mitra pelaksana Bloomberg Philanthropies ini dikenalkan melalui Forum Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Lingkungan Hidup Klaster Udara pada Selasa.

Baca juga: Pemprov DKI sebut pentingnya uji emisi kendaraan meskipun musim hujan

Forum ini juga digelar untuk mempublikasikan kembali Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 576 Tahun 2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) yang di dalamnya terdapat 70 rencana tindakan hingga tahun 2030.

Terkait upaya menjaga kualitas udara Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sudah memitigasi beragam langkah yang mesti dilakukan berkesinambungan.

“Kita sudah cukup mempunyai dasar yang diperlukan untuk memitigasi penurunan kualitas udara, tapi mesti dipadukan dan perlu berkesinambungan dalam menerapkan langkah-langkah strategis,” kata dia.

Adapun langkah strategis yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup antara lain pengembangan sistem inventarisasi emisi, membentuk tim pengendalian pencemaran udara lintas sektoral, meningkatkan pemantauan dan pertimbangan kualitas dan membikin peraturan.

Baca juga: Kualitas udara Jakarta semakin membaik dan masuk kategori sedang

Selain itu, DLH juga membikin kebijakan pengendalian polusi udara, penilaian akibat polusi udara dan pengawasan dan penegakan norma polusi udara. menambahkan selama tahun 2021 hingga 2023 terdapat 53 pihak yang bersinergi dan menghimpun biaya lebih dari Rp11 miliar.

Sementara itu, Senior Country Coordinator Vital Strategies, Chintya Imelda Maidir mengatakan tentang pentingnya untuk menggerakkan partisipasi langsung masyarakat, tak hanya melalui edukasi tentang ancaman polusi udara, tetapi juga tentang peran aktif setiap penduduk dalam menjaga kualitas udara.

Kemudian, demi menjawab tantangan menjaga kualitas udara di Jakarta, dia mendorong keterlibatan lembaga swadaya masyarakat (NGO) dan sektor swasta untuk mendukung penerapan solusi berkelanjutan.

Selanjutnya memanfaatkan teknologi untuk memudahkan partisipasi masyarakat dan memonitor kualitas udara secara langsung serta meningkatkan peran pemerintah dalam izin dan pengawasan.


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close