Trending

Sekjen PBB: AI tidak boleh berpihak pada peningkatan kesenjangan - Beritaja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jenewa (BERITAJA) - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) io Guterres pada Rabu (12/6) mendesak negara-negara untuk memastikan bahwa kepintaran buatan (AI) tidak pernah berpihak alias mengakibatkan peningkatan kesenjangan.

Dalam sambutannya di Dewan Persatuan Telekomunikasi Internasional (ITU) di Jenewa, Guterres memperingatkan bahwa penemuan telah melampaui keahlian untuk mengaturnya, sehingga produktivitas diperlukan untuk mengatasi tantangan tersebut.

“Kita mesti bekerja sama untuk memastikan bahwa AI tidak pernah mendukung kesenjangan. Tantangan unik seperti ini memerlukan solusi unik. Kita tidak punya waktu untuk disia-siakan," katanya.

Guterres menekankan, negara-negara berkembang memerlukan support teknis dan investasi di bagian seperti data, kekuatan komputasi, dan talenta agar dapat berperan-serta penuh dan mendapatkan manfaat revolusi AI.

“Pekerjaan ITU membangun kapabilitas di negara-negara berkembang… merupakan bagian krusial dari upaya kami untuk mencegah kesenjangan AI baru yang hanya bakal memperburuk kesenjangan yang sudah ada,” ucapnya.

Mengingat bumi menghadapi kesenjangan digital, kesenjangan data, kesenjangan investasi, dan kesenjangan tata kelola, dia mengatakan negara-negara perlu bekerja sama untuk membangun jembatan, seraya menunjuk Summit of the Future pada September mendatang sebagai “peluang utama" untuk melakukannya.

PBB pun berencana menyepakati Global Digital Compact untuk memperbarui dan meningkatkan kerja sama digital pada KTT tersebut. Menurutnya, momentum menuju Global Digital Compact yang ambisius semakin berkembang dengan tujuan menghubungkan yang tidak terhubung dan mengakhiri pengecualian digital dalam segala bentuknya.

“Memetakan petunjuk menuju AI yang kondusif dan inklusif yang menempatkan manusia sebagai pusat dan melindungi kewenangan asasi manusia, dan menyalurkan penemuan untuk mempercepat kemajuan dalam tujuan pembangunan berkelanjutan, serta melindungi planet kita,” tambah dia.

Sumber: Anadolu

Baca juga: BRIN dukung pemanfaatan kepintaran buatan di ASEAN
Baca juga: Paus nsiskus gabung pemimpin G7 telaah pemanfaatan kepintaran buatan

:
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close