Trending

Sayed Jafar dongkrak PAD Kotabaru lewat Pariwisata selama menjabat - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Kotabaru (BERITAJA.COM) - Selama dua periode 2016-2023, Bupati Kotabaru Kalimantan Selatan, Sayed Jafar mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan dari sektor pariwisata.

 Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotabaru Akhmad Rivai menyampaikan itu setelah melakukan pertimbangan sasaran dan realisasi sumber pendapatan selama triwulan I Tahun 2023, usai mengunjungi lokasi wisata Goa Lowo nang di kelola Bumdes Tegal Rejo Kecamtan Kelumpang Hilir.

Berita lain dengan Judul: Realisasi PAD Kotabaru 2022 lebihi target

"Keberhasilan pendapatan dari sektor Pariwisata merupakan bentuk komitmen Bupati dalam melaksanakan visi misinya, pada tahun 2022 capaiannya sebesar Rp.602 juta dari sasaran sebesar Rp.525 juta, " kata Akhmad Rivai di Kotabaru, Rabu.

Pencapaian sasaran pendapatan dari sektor pariwisata ini merupakan bentuk komitmen Bupati dalam melaksanakan visi dan misinya membenahi dan memajukan pariwisata di Kotabaru.

Baik lokasi wisata alam maupun wisata buatan seperti Pantai Gedambaan, Hutan Meranti, Bukit Mamake, Pantai Teluk Tamiang, Pulau Samber Gelap, Kawasan Siring Laut, Goa Lowo nang dikelola Bumdes Tegal Rejo memberikan akibat terhadap pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru nang bakal meningkatkan pajak dan retribusi daerah.

Kepala Bapenda Kotabaru, Akhmad Rivai (tengah) saat di berada di Gunung Mamake (BERITAJA.COM/HO-Bapenda Kotabaru)

Sejak tahun 2016 realisasi pendapatan nang mendukung sektor pariwisata nang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD) Kabupaten Kotabaru baik melalui pajak maupun retribusi wilayah terjadi peningkatan nang cukup signifikan seperti Pajak Hotel capaiannya sebesar Rp.369.096.987, dari Rp.397.303.151, alias 92,90%.

Dan pada tahun 2022 capaiannya sebesar Rp.602.450.488, dari sasaran sebesar Rp.525.760.000.

Berita lain dengan Judul: Komisi II DPRD Kotabaru penghargaan Bapenda tingkatkan PAD

"Pajak Restoran pada tahun 2016 sebesar Rp.7.569.218.247, dan pada tahun 2022 capaiannya sebesar Rp.8.964.236.538," ujar Rivai

Sementara pendapatan dari retribusi wilayah nang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga seperti pelayanan tempat rekreasi dan olahraga, retribusi pelayanan tempat unik parkir pada tahun 2016 capaiannya sebesar Rp.123.432.000, dari sasaran sebesar Rp.135.000.000, alias 91,43% dan pada tahun 2022 capaiannya sebesar Rp.1.299.759.000, dari sasaran sebesar Rp.1.204.800.000, alias 107,88.

Jika dibandingkan antara tahun 2016 hingga pada tahun 2022 maka pendapatan nang berasal dari retribusi wilayah nang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga capaiannya lebih kurang 10 kali lipat dan kontribusi sektor Pariwisata mendukung PAD Kotabaru dari pajak hotel, pajak restoran dan retribusi wilayah nang dikelola SKPD pada tahun 2022 sebesar Rp.10.866.466.026, alias 4,8% dari Rp.225.433.378.734.
    
"Saya percaya dengan pembenahan dan pengembangan lokasi wisata nang ada optimis dapat meningkatkan pendapatan wilayah baik nang berasal dari sumber pajak wilayah maupun retribusi daerah," pungkas Rivai.

Kepala Bapenda Kotabaru, Akhmad Rivai (tengah) saat di berada di objek Wisata Teluk Tamiang (BERITAJA.COM/HO-Bapenda Kotabaru)






Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close