Sakit Kepala Berulang Saat Hamil Bisa Karena Pembekuan Darah Di Otak - Beritaja

Albert Michael By: Albert Michael - Sunday, 26 January 2025 19:24:37

BERITAJA is a International-focused news website dedicated to reporting current events and trending stories from across the country. We publish news coverage on local and national issues, politics, business, technology, and community developments. Content is curated and edited to ensure clarity and relevance for our readers.

Jakarta (BERITAJA) - Trombosis sinus vena serebral (Cerebral venous sinus thrombosis/CVST) adalah kondisi medis yang jarang terjadi tetapi berpotensi menakut-nakuti jiwa pada wanita hamil.

CVST adalah corak stroke yang mungkin jarang terjadi namun bukan tidak mungkin dialami, disebabkan oleh gumpalan dpetunjuk yang terbentuk dalam sinus vena otak, lapor TimeofIndia, Minggu.

Kehamilan dapat menyebabkan perubahan pada sistem koagulasi yang memperkuat hingga masa nifas dan menyebabkan hiperkoagulasi, sehingga meningkatkan akibat CVST.

Operasi sesar, jangkitan sistemik, muntah, dan anemia meningkatkan risiko. Periode dengan akibat tertinggi adalah trimester ketiga dan empat minggu pertama pascapersalinan.

Baca juga: Tiga tanda sakit kepala yang tidak boleh diabaikan

Faktor akibat penyakit ini termasuk kehamilan, kontrasepsi oral, dan dehidrasi, alias aspek yang lebih permanen seperti penyakit trombotik, trombofilia genetik, dan kanker.

“Sakit kepala adalah indikasi paling umum yang sering dikeluhkan oleh pasien dengan CVST. Gejala lain yang dialami pasien termasuk sakit kepala, penglihatan kabur, pingsan alias kehilangan kesadaran, kehilangan kendali atas aktivitas di bagian tubuh, kejang, dan koma,” ujar Direktur Klinis & HOD-Neurologi, Marengo Asia Hospitals Faridabad, Kunal Bahrani.

Kunal menyebut, jika CVST tidak diobati, maka dapat menyebabkan komplikasi, termasuk masalah bicara, kesulitan menggerakkan bagian tubuh, masalah penglihatan, sakit kepala, peningkatan tekanan cairan di dalam tengkorak, tekanan pada saraf, dan cedera otak. Dalam beberapa kasus, perihal ini dapat berakibat fatal bagi pasien.

Siapa yang berisiko?

Wanita dengan aspek akibat tertentu, seperti kelebihan berat badan, merokok, diabetes, alias trauma alias operasi sebelumnya, berisiko lebih tinggi mengalami pembekuan dpetunjuk di otak selama kehamilan.

Baca juga: Dokter menekankan pentingnya mewaspadai sakit kepala hebat

Direktur Klinis Program Bedah Otak & Tulang Belakang, Marengo Asia Hospitals Faridabad, Tarun Sharma, mengatakan, kehamilan adalah kondisi yang sangat bergerak dan hiperkoagulasi.

Dengan kata sederhana, selama kehamilan, wanita rentan terhadap tekanan hipertensi dan pembekuan dpetunjuk. Gumpalan ini dapat terbentuk di mana saja di dalam tubuh. Secara teknis ini disebut Trombosis Vena Dalam (DVT).

Ketika gumpalan ini terbentuk di dalam otak, ini disebut Trombosis Sinus Vena Serebral (CVST). Presentasi klinis umumnya berupa sakit kepala, muntah dan mungkin kejang.

Wanita mengabaikan indikasi umum, sakit kepala dan muntah selama fase kehamilan dan mengalami kejang. Jadi, kesadaran masyarakat sangat krusial untuk pelaporan tepat waktu ke master dan perawatan lebih lanjut.

Baca juga: Obat sakit kepala untuk ibu mengandung

Diagnosis gumpalan dpetunjuk di otak untuk mendiagnosis CVST, area aliran dpetunjuk di otak diidentifikasi. Untuk mengevaluasi aliran dpetunjuk di otak, pasien disarankan untuk menjalani tes pencitraan seperti MRI otak, MR venogram, CT venogram, dan tes dpetunjuk.

Bila dicurigai menderita CVTS, pasien mesti segera mencari pertolongan medis dan menemui mahir saraf. Pengobatan CVST Untuk menangani CVST, antikoagulasi diikuti sebagai terapi lini pertama.

Jika pasien mengalami kerusakan neurologis alias koma meskipun telah mendapatkan perawatan medis, terapi endovaskular alias intervensi bedah dapat dipertimbangkan untuk penanganan lebih lanjut.

Pencegahan CVST Untuk mengurangi akibat CVST, orang disarankan untuk makan makanan rendah lemak, termasuk banyak buah dan sayuran. Mereka mesti berolahraga setiap hari, menahan diri dari asap rokok, dan mengendalikan kondisi kesehatan kronis seperti diabetes.

Baca juga: Penyebab wanita lebih berisiko terserang migrain


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2025


you are at the end of the news article with the title:

"Sakit Kepala Berulang Saat Hamil Bisa Karena Pembekuan Darah Di Otak - Beritaja"


Editor’s Note: If you're considering RV insurance, including options from National General and Good Sam, this guide provides a detailed comparison to help you make an informed decision. National General Good Sam RV Insurance: Complete Guide & Comparison (2026).

*Some links in this article may be affiliate links. This means we may earn a small commission at no extra cost to you, helping us keep the content free and up-to-date







Please read other interesting content from Beritaja.com at Google News and Whatsapp Channel!