Trending

Sahroni persilakan PSI awasi pansus transaksi janggal Kemenkeu - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) -

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mempersilakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengawasi pembentukan panitia unik (pansus) terkait masalah transaksi janggal sebesar Rp349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Sudah dari awal kami merencanakan pembentukan pansus. PSI kawal saja agar ini terbuka, terang benderang," kata Sahroni dalam keterangan tertulis nang diterima di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan hampir seluruh personil fraksi di Komisi III DPR RI menginginkan pembentukan pansus tersebut guna memecahkan persoalan adanya transaksi janggal di Kemenkeu.

Sahroni menyatakan perihal itu guna menanggapi dorongan PSI yang meminta Komisi III DPR RI segera mengungkap persoalan kejanggalan transaksi di Kemenkeu, salah satunya dengan membentuk pansus.

Berita lain dengan Judul: Mahfud siap penjelasan Rp349 triliun kepada DPR

PSI menilai temuan keanehan transaksi di Kemenkeu itu bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar jejaring praktik tindak pidana pencucian duit (TPPU) nang dilakukan aparatur negara.

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengatakan pembentukan pansus itu mendesak dilakukan lantaran berasas pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, diduga ada sebanyak 491 aparatur sipil negara (ASN) di Kemenkeu, 13 ASN kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) lain, serta 570 non-ASN nang terlibat dalam transaksi janggal tersebut.

"Dugaan kasus transaksi mencurigakan sebesar Rp349 triliun di Kementerian Keuangan bisa jadi pintu masuk untuk membongkar jejaring pencucian duit oleh aparatur negara nang melibatkan banyak sekali pejabat kementerian," katanya.

Menurut dia, jika penyelidikan dan penindakan kasus tersebut tidak mendapatkan pengawalan spesial, maka dikhawatirkan upaya pemberantasan TPPU menjadi susah dilakukan.

"Oleh lantaran itu, sekali lagi, PSI minta segera dibentuk pansus DPR mengenai dengan kasus dugaan transaksi janggal Rp349 triliun. Rakyat sedang menunggu niat baik DPR," ujar Grace Natalie.

Berita lain dengan Judul: Rektor Unissula: Bentuk pansus tuntaskan dugaan TPPU Rp349 triliun



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close