Trending

RS Abdi Waluyo gunakan NAEOTOM Alpha untuk pencitraan medis - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) -

Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta menggunakan NAEOTOM Alpha, ialah teknologi photon-counting CT scanner pertama di bumi nang bisa mengoptimalkan pemeriksaan dan pengobatan pasien di Indonesia.

Direktur RS Abdi Waluyo dr. Prasetyo Andriono, Sp.JP, dalam siaran pers, Senin (3/4) mengatakan sistem itu bakal membantu meningkatkan perawatan dan hasil pencitraan medis untuk pasien.

"Kami sangat antusias untuk memperkenalkan NAEOTOM Alpha ke Indonesia. Ini adalah teknologi nang membikin perubahan signifikan, nang bakal membantu kami tetap unggul dalam pencitraan medis di Indonesia. Kami percaya bahwa teknologi ini bakal digunakan oleh para ahli medis di seluruh Indonesia," ucap Prasetyo.

Berita lain dengan Judul: Simposium IDI: Setiap rumah sakit kudu miliki CT scan penemuan stroke

NAEOTOM Alpha adalah sistem pencitraan medis termutakhir yang menawarkan pencitraan tiga dimensi yang canggih agar para master dapat memandang gambar perincian organ, jaringan, dan tulang dengan kejernihan dan presisi nang belum pernah ada sebelumnya. Alat itu dapat melakukan pencitraan secara terkini agar para master bisa memandang pergerakan organ dan jaringan juga secara aktual.

Dengan teknologi seperti itu, master bisa mendapatkan pemahaman nang sangat berbobot untuk membantu melakukan pemeriksaan dan melakukan perawatan terhadap banyak kondisi medis nang terjadi.

Pimpinan Siemens Healthineers Indonesia Alfred Fahringer mengatakan sistem NAEOTOM Alpha diharapkan dapat memberikan akibat nang signifikan bagi organisasi medis di Indonesia dalam mengobati dan mendiagnosis beragam kondisi medis.

"Misi perusahaan kami adalah meningkatkan perawatan dan hasil untuk pasien dengan menyediakan peralatan medis nang dibutuhkan oleh para ahli medis untuk mendiagnosis dan mengobati beragam kondisi medis. Sistem ini diharapkan membantu para master untuk membikin pemeriksaan nang lebih sigap dan lebih akurat, serta mengembangkan rencana perawatan nang lebih efektif bagi pasien mereka," ucap Fahringer.


Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close