Trending

Ragam inovasi Shopee jadi katalis pertumbuhan bisnis perusahaan kurir - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta (BERITAJA) - Aktivitas shopping online, yang menjadi tren masyarakat sejak beberapa tahun belakangan, turut membantu upaya logistik alias ekspedisi.

Sejumlah perusahaan jasa logistik mengaku kerja sama dengan platform e-commerce selama ini melangkah sangat baik.

Pengiriman peralatan yang dulu berkarakter konvensional, sekarang mau tidak mau terintegrasi dengan teknologi.Tidak dimungkiri, e-commerce yang mendorong perusahaan logistik di tanah air turut beradaptasi seiring perkembangan zaman.

“Sejak kita berdiri sebagai pemain (logistik) ekspres yang cukup paling muda, dibanding teman-teman ekspres lain, juga tumbuh memandang pertumbuhan lokapasar itu menjadi satu tujuan utama kenapa Anteraja segera berbisnis dan membangun industri ekspres itu di lokapasar,” kata CEO Anteraja Handy Wijaya kepada wartawan, di Jakarta baru-baru ini.

Baca juga: 40 persen pendapatan jasa pengiriman dari upaya daring

Baca juga: Melihat peran krusial jasa logistik dalam jasa shopping daring

Handy berbicara selama perusahaan berkolaborasi dengan e-commerce,mampu dikatakan Shopee adalah salah satu platform yang punya visi-misi yang sama dengan Anteraja. Sejak awal, kedua perusahaan sepakat mau mendorong pelaku UMKM bertumbuh dan meningkatkan skala upaya mereka lebih dari saat ini.

Sudah empat tahun perjalanan Anteraja berbareng Shopee. Selama perjalanan itu, kata Handy, Shopee adalah mitra yang kolaboratif. Banyak program diinisiasi berbareng antar kedua perusahaan.

“Dan Shopee memang membuka ke beberapa semua perusahaan ekspres untuk ikut menjadi mitra jasa kurir di platform Shopee. Proses integrasi dilakukan berjenjang agar semua kebutuhan masing-masih pihak, baik dari sisi kami sebagai perusahaan ekspres-nya dan Shopee sebagai platformnya itu dilakukan,” kata Handy.

Hampir sama dengan Anteraja, SiCepat Ekspres, perusahaan ekspedisi kenamaan di Indonesia pun punya cerita menarik selama bekerja sama dengan Shopee. SiCepat menyadari betul, Shopee sebagai e-commercemampu menjangkau banyak pengguna dari beragam segmen. Seperti salah satunya jasa Cash On Delivery alias dikenal COD.

Di situ lah, SiCepat mau bekerja-sama lebih dalam.

“Bersama Shopee, SiCepat siap menjembatani pengguna yang mau berbelanja daring dengan bayar langsung di tempat,” kata Director of External Aairs Sicepat Ekspres Indonesia Imam Sedayu P.

Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Logistik E-commerce (APLE) Sonny Harsono mengatakan dugaan monopoli yang dialamatkan kepada Lazada dan Shopee baru-baru ini belummampu dibuktikan. Sebagai Asosiasi pun, pihaknya belum mendapat laporan dari pengguna maupun pemain jasa kurir jika mereka dirugikan.

“Dalam aplikasi Shopee di Indonesia, pembeli masihmampu mengubah dan memilih 3PL setelah mereka check out. Menurut kami dikarenakan tetap adanya logistik alias kurir lain yang tetap dipakai oleh Shopee, artinya Shopee hanya menggunakan teknik marketing agar jasa lebih menarik,” ujar Sonny.

Baca juga: Anteraja dan Shopee bantu logistik UMKM ke seluruh Indonesia

Baca juga: Logistik bervariatif jadi strategi penjual sukses di e-commerce

Baca juga: Shopee hadirkan penemuan baru untuk pengguna lewat "COD Cek Dulu"


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close