Pupuk Indonesia gandeng Jepang kaji pembangunan pabrik Green Ammonia - BeritAja

Sedang Trending 8 bulan yang lalu
beritaja.com

Pupuk Indonesia dan TOYO bakal menyusun kajian rencana bisnis, mempersiapkan penyelenggaraan proyek

Jakarta (BERITAJA.COM) - PT Pupuk Indonesia (Persero) berbareng TOYO Engineering Corporation sepakat untuk melakukan kajian berbareng pembangunan pabrik Green Ammonia di Indonesia.

Keterangan Pupuk Indonesia diterima di Jakarta, Selasa, menyebut kesepakatan tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) alias Nota Kesepahaman tentang Joint Development Pupuk Iskandar Muda (PIM) 2 Hybrid Green Ammonia nan dilaksanakan di Jepang, Jumat (3/3).

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengatakan bahwa kajian nan dilakukan oleh Pupuk Indonesia dengan TOYO ini bakal memanfaatkan pabrik Ammonia-Urea eksisting PIM-2 nan berlokasi di Lhokseumawe, Aceh, untuk menjadi pabrik hybrid green ammonia.

"Pupuk Indonesia dan TOYO bakal menyusun kajian rencana bisnis, mempersiapkan penyelenggaraan proyek, serta bakal melakukan Front end Engineering Design (FEED) dalam rangka pengembangan proyek hybrid green ammonia di pabrik PIM-2," ujar Nugroho.

Lebih lanjut, Nugroho menyebut bahwa joint development merupakan tindak lanjut kerja sama kedua belah pihak nan sebelumnya berupa penyusunan studi kepantasan (feasibility study/FS) proyek green ammonia di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, Pupuk Indonesia bakal membentuk perusahaan patungan dengan TOYO untuk pengembangan dan pembangunan pabrik ini.

Berita lain dengan Judul: Ribuan penduduk ikuti jalan sehat Bersama BUMN Pupuk Indonesia di 4 kota

Berita lain dengan Judul: Pupuk Indonesia ajak UMKM unjuk gigi di INACRAFT 2023

Tak hanya itu, Pupuk Indonesia juga menandatangani nota kesepahaman dengan IHI Corporation tentang penyusunan studi kepantasan Stand Alone Green Ammonia dan Ammonia Co-Firing. Rencananya, pabrik baru green ammonia ini bakal dibangun di area industri Petrokimia Gresik, Jawa Timur (Jatim).

Nugroho menyebut bahwa kajian ini adalah bagian dari upaya Pupuk Indonesia untuk mendukung program Net Zero Emission Indonesia 2060.

Ammonia adalah senyawa kimia nan dapat menjadi sumber daya bersih masa depan sekaligus sebagai media untuk mengangkut hidrogen alias hydrogen carrier.

Oleh lantaran itu, Pupuk Indonesia sebagai salah satu produsen ammonia terbesar di dunia, dapat memainkan peran strategisnya dalam mendukung daya bersih melalui pengembangan green ammonia di Indonesia.

Saat ini, Pupuk Indonesia juga telah mempunyai MoU mengenai pengembangan blue ammonia dan green ammonia dengan sejumlah perusahaan Jepang seperti Mitsubishi Corporation, Toyo Engineering, Mitsui, INPEX, IHI, Itochu, dan sebagainya.

Berita lain dengan Judul: Pupuk Indonesia pastikan pupuk bersubsidi hanya untuk petani terdaftar

Berita lain dengan Judul: Pupuk Kaltim: Program Makmur Pupuk Indonesia Grup salurkan Rp2,9 triliun pada 2022

Maria Cicilia Galuh Prayudhia

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di Google News




Ikuti Media Sosial Kami
Affiliate: Life Health / Inforia / Blogkoopedia
close