Trending

Proyek Tanggul Pantai Fase A masuk usulan Musrenbang Jakarta Utara - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Proyek Tanggul Pantai alias National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A tersisa sepanjang 11,112 kilometer di Jakarta Utara masuk dalam usulan Musyawpetunjuk Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota pada tahun ini. 

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, mengatakan usulan alias rencana pembangunan NCICD memang diusulkan dalam Musyawpetunjuk Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Jakarta Utara 2023 pada Jumat (17/3).

Pembangunan NCICD Fase A alias nang biasa disebut tanggul pantai merupakan proyek strategis nasional nang menjadi tanggungjawab Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air untuk membangunnya di sepanjang garis pantai Jakarta.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada 20 Januari 2023, menyebut tanggungjawab membangun tanggul pantai dari Kementerian PUPR adalah sepanjang 11 kilometer (km) dan sekitar 21 km lagi itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Setelah ditinjau kembali,  ternyata Pemprov DKI mempunyai kewenangan membangun tanggul pantai sepanjang 11 kilometer.

Berita lain dengan Judul: Heru pastikan tanggul pantai Kalibaru bisa cegah rob di Cilincing

“Dari 22 kilometer oleh DKI ini ada revisi nang kami mengeluarkan area Pelindo sama Tanjung Priok itu tersisa tinggal 11 kilometer. Nah 11 kilometer itu nang kami bakal bangun tiga tahun ke depan,” katanya.

Fase A tersebut membentang pada tujuh area di Jakarta Utara, antara lain Kamal Muara, Nizam Zachman Timur, Muara Angke, Kali Blencong, Sunda Kelapa dan Pantai Mutiara.

Wali Kota Ali menjelaskan, usulan berangkaian dengan NCICD masuk berkenaan dengan penanggulangan banjir rob, berbareng usulan

perbaikan jalan sepanjang Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Selanjutnya, hasil Musrenbang Jakarta Utara 2023 bakal kembali diteruskan pembahasannya dalam Musrenbang Tingkat Provinsi DKI Jakarta pada pekan mendatang.

Namun, menurut Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, pihaknya sudah mengkategorikan beragam usulan menjadi tiga bagian. Bagian pertama berisi 129 usulan, dengan prakiraan anggaran mencapai Rp66,736 miliar, untuk diakomodir pada 2023.

Berita lain dengan Judul: Pembangunan 11 kilometer tanggul pantai lanjut hingga 2025

Bagian kedua berisi 920 usulan kegiatan, dengan prakiraan kebutuhan anggaran mencapai Rp538,787 miliar, untuk diakomodir pada 2024, dan terakhir bagian ketiga berisi 28 usulan aktivitas dengan prakiraan anggaran Rp66,563 miliar untuk diakomodir pada 2025.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya sudah menyatakan bakal mendahulukan pembahasan usulan alias rencana pembangunan tingkat kota nang dinilai berakibat langsung kepada warga, seperti soal penanggulangan banjir dan penanganan kemacetan.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menganggap program pengendalian banjir sebagai salah satu agenda prioritas nang krusial untuk dicarikan solusinya di bawah kepemimpinannya.

Terkait banjir ini, lantaran menyangkut keselamatan penduduk nang juga dipengaruhi oleh aspek alam. Kami menyiapkan beragam langkah antisipasi hingga penanganan nang sigap dan tuntas,” kata Heru.

Berita lain dengan Judul: DKI matangkan konsep pembangunan tanggul laut raksasa



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close