Prima: Tak masalah gugatan penundaan pemilu dicabut jika jadi peserta - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu
beritaja.com

Enggak ada masalah

Jakarta (BERITAJA.COM) - Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) Agus Jabo Priyono mengatakan pihaknya bersedia mencabut poin kelima gugatan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengulang tahapan tahapan Pemilu 2024 selama 2 tahun 4 bulan 7, asalkan partai-nya bisa menjadi peserta Pemilu 2024.

"Enggak ada masalah," kata Agus dalam Forum Legislasi dengan Tema 'Memaknai Konstitusi dalam Sistem Peradilan Pemilu' di Ruang Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu.

Jabo menegaskan bahwa alasannya melayangkan gugatan ke PN Jakarta Pusat lantaran KPU dianggap melakukan perbuatan melawan norma ialah bertindak tidak ahli saat verifikasi manajemen terhadap Partai Prima sehingga partai-nya kandas menjadi peserta Pemilu 2024.

Berita lain dengan Judul: Keadilan tak dirasakan masyarakat timbulkan putusan kontroversial

Berita lain dengan Judul: Prima hitung lama pengulangan tahapan pemilu dari PKPU 3/2022

"Itu bukan permohonan sengketa pemilu, ini nan kudu dipahami. Karena kami tahu bahwa kompetensi pengadilan negeri itu tidak ada untuk mengadili sengketa pemilu. Kami mengusulkan permohonan perbuatan melawan hukum," ujarnya.

Untuk itu, Agus menjelaskan bahwa Partai Prima tidak membawa agenda politik penundaan pemilu, melainkan nan diinginkan partai-nya adalah berperan-serta dalam kontestasi Pemilu 2024.

"Kita hanya mencari kewenangan sebagai penduduk negara nan mau berpolitik, membangun partai politik agar bisa ikut pemilu, hanya itu, dan kawan-kawan bisa track kita justru berkampanye mengatakan bahwa penundaan pemilu adalah inkonstitusional," jelasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari mengusulkan adanya jalan tengah sebagai solusi agar persoalan antara Partai Prima dan KPU tidak bergeser pada penundaan pemilu.

Apabila mempunyai ruang, kata dia, maka KPU bisa menelisik ulang data-data nan telah disampaikan Partai Prima, sebagaimana Partai Prima nan menginginkan kewenangan politiknya dipulihkan untuk dapat menjadi peserta Pemilu 2024.

Berita lain dengan Judul: Komisi III DPR RI panggil MA usai reses mengenai putusan PN Jakpus

"Jadi mestinya jika memang bukti-buktinya kuat dan dinyatakan terbukti, Bawaslu juga mengatakan memang ada kesalahan di situ. Maka nan kudu dilakukan KPU, ya pulihkan saja," imbuhnya.

Sedangkan, lanjut dia, Partai Prima bisa mencabut poin kelima dalam gugatan-nya nan meminta KPU mengulang tahapan tahapan Pemilu 2024 selama 2 tahun 4 bulan 7.

"Ini berandai-andai ya, ketika, misalnya, ini banding, ada memori banding, ada kontra memori banding, misalnya, meskipun tidak wajib, kan di situ jika perlu ditegaskan juga, ‘Kami menyatakan tidak lagi mendesak alias meminta petitum nomor lima’," tutur Taufik Basari.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
    close