Trending

Polres Sukabumi serahkan sembilan WNA China ke Kantor Imigrasi - Beritaja

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Sukabumi, Jabar (BERITAJA) - Polres Sukabumi menyerahkan sembilan orang penduduk negara asing asal China yang ditemukan Satuan Polairud terombang-ambing di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ke Kantor Imigrasi Kelas II Non-Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Sukabumi.

"Sebelum diserahkan ke Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Sukabumi, kami sudah meminta keterangan dari tiga anak buah kapal (ABK) asal Sulawesi Tenggara yang membawa WNA China tersebut dengan menggunakan kapal motor penangkap ikan," kata Kepala Polres Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi Tony Prasetyo di Sukabumi, Selasa.

Menurut Tony, penyidik sudah memeriksa sembilan WNA China dan tiga orang ABK tersebut untuk mencari tahu gimana kapal motor untuk menangkap ikan yang mereka gunakanmampu terombang-ambing di perairan laut Kabupaten Sukabumi.

Pengakuan dari ABK yang membawa penduduk asing tersebut, sebelum terombang-ambing di perairan laut Kabupaten Sukabumi, mereka yang sedang memancing di perairan laut Sulawesi Tenggara, tepatnya di Pulau Bau-Bau, diminta oleh sembilan WNA China itu untuk diantarkan ke lokasi wisata memancing di sekitar Pulau Hoga.

Namun, dalam perjalanan dari Pulau Bau-Bau menuju Pulau Hoga, kapal motor yang ditumpangi 12 orang tersebut sempat mengalami masalah, mulai kehabisan bahan bakar minyak (BBM) serta tidakmampu dikendalikan hingga akhirnya terbawa gelombang sampai perairan laut Australia.

Saat hendak menepi ke daratan Australia, mereka dicegat oleh kapal Angkatan Laut Australia dan dilarang masuk ke daratan. Namun, pihak AL Australia memberikan BBM sehingga kapal motor yang mereka gunakan kembalimampu beroperasi.

Baca juga: Polda NTT serahkan lima WNA China yang ditangkap ke Imigrasi Kupang

Akan tetapi, saat berada di perairan laut Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (15/6), kapal motor tersebut kembali mengalami masalah. Beruntung saat itu ada nelayan yang hendak pulang menemukan keberadaan mereka dan meminta support ke Satpolairud Polres Sukabumi.

Akhirnya, sembilan WNA dan tiga WNI itu dievakuasi ke Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu, kemudian dibawa ke ruang Satreskrim Polres Sukabumi untuk dilakukan pendataan dan dimintai keterangan.

"Saat diserahkan ke pihak Kantor Imigrasi Sukabumi, seluruh WNA China dalam kondisi sehat," tambah Kapolres.

Tony mengatakan kasus ini bakal ditangani lebih lanjut pihak Kantor Imigrasi Sukabumi. "Apakah nantinya ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian ataupun perihal lainnya, itu sudah menjadi kewenangan mereka," ujarnya.

Di sisi lain, peran serta masyarakat dalam memberikan info tentang keberadaan orang asing sangat penting, dalam upaya melakukan pengawasan. Apalagi perairan laut Kabupaten Sukabumi beberapa tahun lampau sempat menjadi letak jagoan untuk menyeberangkan para imigran gelap menuju Pulau Natal, Australia.

Selain itu, laut Sukabumi beberapa kali pernah dijadikan letak penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu jaringan internasional, namun selalu sukses digagalkan. "Maka dari itu, mengawasi orang asing, pihak keamanan tidakmampu bekerja sendiri," katanya.

Baca juga: Imigrasi Denpasar serahkan WNA China ke Kejari soal kasus pemalsuan 
Baca juga: Polda NTT sidik enam WNA China yang terdampar di perairan Kupang


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
↑
close