Trends

Polisi selidiki penyebab tenggelamnya bocah di Waterpark Santa Sea - BeritAja

Sedang Trending 11 bulan yang lalu
beritaja.com

Sukabumi, Jabar (BERITAJA.COM) - Polsek Citamiang Resor Sukabumi Kota tetap melakukan penyelidikan mengenai meninggalnya seorang bocah wanita berumur tujuh tahun akibat tenggelam di lokasi wisata air Waterpark Santa Sea, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jabar pada Kamis, (9/3).

"Kami saat ini tetap meminta keterangan dari sejumlah saksi, pengelola Waterpark Santa Sea dan family korban untuk mengetahui penyebab tenggelamnya bocah tersebut," kata Kapolsek Citamiang AKP Arif Sapta Raharja di Sukabumi, Kamis.

Informasi nan dihimpun dari beragam pihak, bocah berinisial A tersebut tenggelam di salah satu kolam nan mempunyai kedalaman sekitar 150 cm. Saat ditemukan oleh petugas penjaga kolam renang, kondisi korban sudah dalam keadaan mengambang.

Petugas pengaman lokasi wisata itu pun langsung mengevakuasi korban dari dalam kolam renang dan mencoba memberikan support pernafasan serta memacu jantungnya. Dari dalam mulut korban pun keluar cairan seperti busa, namun sayang A tidak kunjung sadarkan diri dan akhirnya dilarikan ke RS Kartika Kasih nan berada di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Saat tiba di rumah sakit kondisi bocah ini tetap dalam keadaan hidup, tapi sudah lemas. Tim medis pun berupaya untuk menyelamatkan nyawanya tetapi sayang tidak berhasil. Akhirnya A nan merupakan penduduk Kampung Selaawi, Desa Warnasari, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi dinyatakan meninggal bumi setelah satu jam mendapatkan penanganan medis.

Arif mengatakan personelnya sudah melakukan pengecekan ke Rumah Sakit Kartika Kasih Kota Sukabumi, korban dinyatakan meninggal bumi oleh tim master setelah sebelumnya menerima penanganan medis selama nyaris satu jam.

Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan mengenai penyebab kematian korban. Untuk penyelidikan lebih lanjut, personel Polsek Citamiang memasang garis polisi di sekitar TKP.

Sementara, Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami mengatakan diketahui korban bukan merupakan rombongan pelajar dari SDN Selabintana 1, namun dibawa oleh ibunya untuk ikut berenang untuk menemani kakaknya nan merupakan pelajar kelas V SDN Selabintana 1 tersebut.

Diduga korban lepas dari pengawasan orang tuanya nan di mana saat itu ibunya tengah berganti pakaian. Kemungkinan A mencari ibunya dan terpeleset alias sengaja berenang ke kolam sedalam 1,5 meter.

"Saat ditemukan kondisi kondisi korban sudah mengambang, wajahnya membiru. Kemudian giginya menggigit lidahnya, dari hidung dan mulut keluar busa dan sudah dalam kondisi sangat lemas," katanya.

Zulkarnain mengatakan korban sempat diberikan pertolongan pertama, tetapi kondisinya tak kunjung membaik akhirnya dilarikan ke RS Kartika Kasih. Untuk penanganan lebih lanjut pihaknya menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Aditia Aulia Rohman

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di



    close