Trending

Polisi minta Jasa Marga tutup pembatas tol Japek dengan permukiman - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Ini mungkin bisa menjadi pertimbangan bagi pengelola jalan Tol Jakarta-Cikampek

Jakarta (BERITAJA.COM) - Polres Metro Jakarta Timur meminta Jasa Marga segera menutup pembatas jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan permukiman penduduk nan lebih memadai menyusul kasus pencurian dengan kekerasan nan menimpa Olga (35), salah satu pengguna tol pada Minggu (19/2).

"Ini mungkin bisa menjadi pertimbangan bagi pengelola jalan Tol Jakarta-Cikampek agar ada penutup pembatas antara jalan tol dengan permukiman penduduk nan lebih aman," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dimas Prasetyo di Mapolsek Makasar, Jakarta Timur, Senin.

Sehingga, lanjut dia, penduduk nan berada di permukiman tak bisa melintas jalan tol dengan mudah lantaran jalan tol juga rawan kecelakaan dan lain sebagainya.

Terkait kasus itu sendiri, kata Dimas, jejeran Polres Metro Jaktim dan Polsek Makasar telah menangkap dua orang pelaku pencurian, ialah JHP (27) dan DD (31) nan merupakan residivis.

Peristiwa itu terjadi ketika mobil pikap nan ditumpangi oleh korban Olga nan merupakan orang berkebutuhan unik (tuna rungu) berakhir di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek tepatnya di KM 01-800, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, dekat Universitas Borobudur.

Kemudian, para pelaku merampas tas korban nan berisi dua handphone android dan merampas kalung mas seberat 4 gram. Pelaku juga menakut-nakuti korban dengan menggunakan sebilah pisau.

Polsek Makasar pun, kata Dimas, sukses meringkus para pelaku di tempat persembunyian di Kampung Bahari, Koja, Jakarta Utara pada Senin (27/2).

Dia menegaskan, para pelaku dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman balasan di atas 5 tahun.

Kepada petugas, kedua pelaku mengaku duit hasil penjualan emas dan ponsel digunakan untuk berfoya-foya dengan membeli minuman keras dan membeli makanan untuk kekasihnya.

"Kalung emas saya jual sebesar Rp 500 ribu. Uangnya saya gunakan untuk beli arak," kata salah satu pelaku, DD.
Berita lain dengan Judul: Polisi "jemput bola" minta keterangan korban perampokan di tol
Berita lain dengan Judul: Polda Metro Jaya: Tersangka rudapaksa di jalan tol seorang residivis
Berita lain dengan Judul: Kakorlantas tinjau tol Jakarta-Semarang jelang operasi Ketupat 2023



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close