Trending

Polisi evakuasi sejumlah mayat korban dukun di Banjarnegara - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

"Namun kami belum bisa pastikan jumlahnya (jumlah mayit nang dievakuasi, red.),"

Banjarnegara (BERITAJA.COM) - Petugas Polres Banjarnegara dibantu sukarelawan mengevakuasi sejumlah mayit nang dikubur pada sebidang kebun, Desa Balun, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dan diduga korban pembunuhan berencana nang dilakukan oleh dukun pengganda duit berinisial TH namalain Mbah Slamet (45)

Saat dikonfirmasi wartawan di Banjarnegara, Senin sore, Kasatreskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama mengatakan pihaknya kembali melakukan penggalian di sekitar letak penemuan korban pertama nang ditemukan terkubur di lahan milik pelaku pada hari Sabtu (1/4).

"Namun kami belum bisa pastikan jumlahnya (jumlah mayit nang dievakuasi, red.)," katanya.

Informasi nang dihimpun dari sejumlah sukarelawan, sebanyak 10 mayit sukses dievakuasi dalam penggalian tanah nang dilakukan pada hari Senin (3/4), beberapa diantaranya terkubur dalam satu lubang.

Setelah dievakuasi dari letak penguburan, mayat-mayat tersebut langsung dibawa ke RSUD Hj Lasmanah Banjarnegara untuk dilakukan identifikasi.

Saat menggelar konvensi pers di Mapolres Banjarnegara, Senin (3/4) pagi, Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan kasus pembunuhan berencana nang dilakukan oleh TH namalain Mbah Slamet itu terungkap berkah laporan GE nang merupakan anak salah seorang korban berinisial PO (53), penduduk Sukabumi, Jawa Barat, pada tanggal 27 Maret 2023.

Laporan tersebut didasari atas pesan nang dikirimkan korban melalui WA kepada anaknya nang lain, ialah SL (adik dari GE, red.) pada tanggal 24 Maret nang mengabarkan jika sedang di rumah Mbah Slamet.

Selain itu, PO juga berpesan jika sampai hari Minggu (26/3) tidak pulang, SL dan GE diminta untuk datang ke rumah Mbah Slamet dengan didampingi aparat.

Atas dasar laporan GE, petugas Satreskrim Polres Banjarnegara segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan jasad PO terkubur di jalan setapak menuju rimba Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, pada hari Sabtu (1/4).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, PO dibunuh oleh Mbah Slamet dengan langkah diberi minuman nang telah dicampur potas (Potassium sianida). Hal itu dilakukan lantaran jengkel ditagih terus-menerus oleh korban.

Dalam perihal ini, Mbah Slamet menjanjikan bakal melipatgandakan ua ng sebesar Rp70 juta nang disetorkan PO menjadi Rp5 miliar. 



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close