Trending

Polda Sulsel periksa polisi diduga bekingi pengedar narkoba - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

"Soal itu, Direktur narkoba nang sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka,"

 Makassar (BERITAJA.COM) - Penyidik Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Selatan memeriksa personil Polres Toraja Utara berinisial Bripka G nang diduga membekingi pengedar narkona usai ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNNK).

"Soal itu, Direktur narkoba nang sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol I Komang Suartana kepada wartawan di Makassar, Senin.

Sejauh ini proses pemeriksaan tetap berlanjut, dan setelah ada hasil baru dilanjutkan ke pemeriksaan di tingkat satuan Provost dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel untuk sidang kode etik.

"Tinggal menunggu sidang dari Propam Polda Sulsel berangkaian putusannya nanti," papar perwira menengah lulusan Akademi Polri 1994 sekaligus mantan Analis Kebijakan Madya Bidang Binmas Baharkam Polri ini menekankan.

Sebelumnya, Tim Propam Polda Sulsel telah diturunkan ke Polres Torut untuk menelusuri berangkaian ucapan seorang tersangka RL nang 'bernyanyi' dibeking oknum personil Polri saat rilis kasus penangkapan BNNK Toraja Utara kala itu menghadirkan empat tersangka pada 13 Februari 2023

Pernyataan itu sempat direkam video kemudian viral di media sosial hingga menjadi perbincangan publik dan mendapat atensi dari Mabes Polri. Rilis tersebut hasil operasi BNNK menangkap empat tersangka usai operasi.

Penangkapan diawali tersangka berinisial RL (21) sedang tidur di rumahnya, Desa Tondon Siba’ta, Kecamatan Tondon, Kabupaten Torut pada 11 Februari 2023 pukul 02.00 Wita. Barang bukti diamankan ialah narkoba jenis Sabu seberat 0,89 gram, duit tunai Rp2,5 juta dan ponsel.

Dari pengembangan, BNNK menangkap EL namalain K dengan peralatan bukti narkoba seberat 1,26 gram serta perangkat hisap beserta ponselnya. Dari hasil interogasi, terungkap melibatkan jaringan laki-laki berinisal AG masuk dalam Daftar Percarian Orang (DPO).

Tim BNNK Torut kemudian mengejar AG dan akhirnya dibekuk berbareng SP namalain DK di Jalan Kasuari, Karassik, Toraja Utara tanpa perlawanan. Barang bukti diamankan dua saset narkoba sabu seberar 43,55 gram, perangkat hisap, ponsel dan duit tunai Rp4,75 juta.

Para tersangka dijerat pasal 114 ayat (2). pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup alias pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close