Trends

Perekonomian Jakarta diprediksi tumbuh kuat hingga awal 2024 - Beritaja

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
beritaja.com

Jakarta (BERITAJA.COM) - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar memprediksi 
perekonomian Jakarta tumbuh kuat pada akhir tahun 2023 hingga awal 2024, berasas hasil beberapa survei yang dilakukan Bank Indonesia (BI).

"Survei konsumen, survei aktivitas upaya dan survei penjualan eceran, tetap positif dan optimis terhadap kondisi ekonomi di Jakarta," kata Arlayana dalam seminar Outlook Jakarta 2024 yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.

Arlyana menuturkan, perekonomian Jakarta pada akhir 2023 diprediksi tumbuh solid pada kisaran 4,8 hingga 5,2 persen. Inflasi juga diprediksi tetap terkendali pada kisaran 3 plus minus 1 persen.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi di Jakarta didukung intermediasi perbankan yang baik, di antaranya tercermin dari selesainya Proyek Strategis Nasional (PSN) di Jakarta serta membaiknya konsumsi pemerintah yang didorong oleh percepatan shopping akhir tahun.

Selain itu tingginya penyaluran angsuran serta masifnya digitalisasi jasa keuangan. Salah satunya pembayaran melalui "Quick Response Code Indonesian Standard" (QRIS).

Baca juga: BI DKI bagikan 100 ribu bibit cabe untuk dukung pengendalian inflasi

Untuk tahun 2024, pihaknya optimis perekonomian Jakarta bakal tumbuh kuat pada kisaran 4,8 hingga 5,6 persen. Optimisme itu tumbuh setelah memandang perkembangan dari beragam parameter seperti kepercayaan konsumen serta tingginya aktivitas "Meeting, Incentive, Conference dan Exhibition" (MICE) serta proyek-proyek strategis baik dari pemerintah maupun swasta.

Perekonomian di Jakarta juga didorong oleh keahlian konsumsi rumah tangga, membaiknya ekspor yang sejalan dengan perbaikan ekonomi di beberapa tujuan ekspor Jakarta serta membaiknya konsumsi pemerintah.

Di sisi lain, Arlyana mengatakan, keahlian investasi diperkirakan agak sedikit tertahan. Hal itu dipengaruhi sikap "wait and see" para penanammodal pada periode Pemilu.

"Hal ini memang sejalan dengan pola historis yang selama ini terjadi," ujarnya.

Baca juga: Kendalikan inflasi pangan, BI Jakarta tanam 1.600 bibit cabai

Kemudian di sisi lapangan usaha, menurut Arlyana, ada lima sektor utama yang menjadi penopang ekonomi Jakarta pada 2024. Yakni perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, info dan komunikasi dan jasa keuangan.

"Kita lihat potensi peningkatan penggunaan internet terutama aplikasi "streaming mobile", "data center", ekspansi mengambil 5G serta penggunaan info untuk mendukung aktivitas Pemilu 2024," katanya.

Kemudian dari sisi lapangan usaha, perdagangan, akomodasi, makan dan minum serta sektor lainnya bakal meningkat lantaran aktivitas MICE dan kegiatan di 2024 bakal semakin banyak dilakukan di Jakarta.

Kemudian pertumbuhan ekonomi yang kuat di tahun 2024 juga ditopang oleh intermediasi perbankan, seperti tingginya penyaluran kredit.

Ia juga mengatakan, inflasi di Jakarta pada tahun tersebut juga diperkirakan tetap terkendali. "Target inflasi di 2024 itu bakal lebih rendah, menjadi 2,5 plus minus 1 persen," katanya.
Baca juga: Pemimpin BI DKI diharapkan perkuat sinergi bangun ekonomi Jakarta


Editor: Mahfud
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di



    close