Trending

Pengamat soroti "politisasi" IMB masyarakat Tanah Merah Plumpang - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

tidak boleh lagi ada rumah alias pemukiman berdekatan dengan depo

Jakarta (BERITAJA.COM) - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menyoroti "politisasi" pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kawasan nan diterbitkan pada 2021 kepada masyarakat Tanah Merah, Plumpang, Jakarta Utara nan lokasinya berdampingan dengan Depo Pertamina Plumpang yang terbakar pada Jumat (3/3).

"Itulah, jadi menurut saya semestinya keberadaan masyarakat di Plumpang nan berangkaian dengan depo itu tidak dipolitisasi. Selama ini dipolitisasi sehingga diberikan IMB nan hanya tiga tahun itu, harusnya kan merelokasi," kata Trubus saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Dengan pemberian IMB tersebut, kata Trubus, menjadi peledak waktu bagi semua pihak, terutama penduduk nan paling terkena akibatnya.

"Iya betul ini seperti peledak waktu nan meledak, semestinya saat itu tidak ada janji apa pun," ucapnya.

Berita lain dengan Judul: Heru kaji usulan korban kebakaran Plumpang direlokasi ke Wisma Atlet

Berita lain dengan Judul: Tak mau trauma berulang dari kejadian kebakaran Plumpang

Lebih lanjut, Trubus menuturkan bahwa semestinya pada masa itu Anies tidak terburu-buru memberikan IMB, bakal lebih baik andaikan area Tanah Merah itu dibangun seperti Kampung Akuarium alias Rusunawa.

"Nah, nan di dekat Depo Plumpang itu semestinya dibikin seperti itu nan enggak jauh dari situ. Apa bentuknya Rusunawa alias apa nan krusial mereka bisa menyewa dengan nilai terjangkau. Jadi tidak seperti sekarang ini membiarkan rumah berbanjar-banjar di Tanah Merah," ucapnya.

IMB area nan diterbitkan Anies itu pun, kata Trubus, akhirnya jadi dasar norma bagi masyarakat untuk tetap tinggal di area dekat Depo Plumpang, nan akhirnya berakibat fatal dan ratusan rumah penduduk di area itu dilalap api nan menyambar dari Depo Plumpang nan terbakar pada Jumat (3/3) malam.

Karenanya, dia menilai perihal ini jadi pekerjaan rumah bagi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk segera merelokasi penduduk ke tempat nan lebih aman, dan depo itu sendiri mempunyai buffer zone alias area penyangga nan aman.

"Jadi memang kebijakan IMB itu tidak tepat ya. Sekarang lantaran Pak PJ enggak punya beban kampanye, janji politik juga enggak ada. Jadi saatnya sekarang kudu dibenahi. Jangan membiarkan lagi. Artinya, tidak boleh lagi ada rumah alias pemukiman berdekatan dengan depo," tuturnya menambahkan.

Berita lain dengan Judul: Kodim dan Polrestro Jakut jaga area kebakaran depo Pertamina 24 jam

Berita lain dengan Judul: RS Polri tetap identifikasi tujuh jenazah korban kebakaran di Plumpang

Berita lain dengan Judul: KNPI dukung menteri BUMN dan Pertamina soal pemindahan TBBM Plumpang


Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close