Trending

Pengamat: Kapabilitas kepemimpinan perkuat kans Erick jadi cawapres - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Pengamat sekaligus peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati menilai kapabilitas kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir menjadi aspek utama nan memperkuat kansnya menjadi calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

"Saya pikir (kans Erick sebagai capwapres menguat) lebih pada kapabilitas kepemimpinan," kata Wasisto, dalam keterangan tertulis nan diterima di Jakarta, Minggu.

Tiket untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 itu, lanjut dia, berkemungkinan besar datang dari Partai Amanat Nasional (PAN). Saat ini, diketahui gelombang support terus berdatangan dari para kader PAN nan mengusung Erick sebagai cawapres 2024.

Lebih lanjut, Wasisto menyampaikan kapabilitas kepemimpinan Erick dapat dilihat dari rekam jejaknya selama memimpin Kementerian BUMN. Ia memandang Erick Thohir terbukti bisa mencatatkan prestasi gemilang selama memimpin Kementerian BUMN. Dengan demikian, menurut dia, potensi Erick Thohir diusung oleh PAN pun semakin menguat.

Selain kapabilitas kepemimpinan, Wasisto juga memandang pada saat ini Erick Thohir menjadi sosok nan begitu digandrungi masyarakat, khususnya kalangan anak muda.

Ia lampau beranggapan Erick menjadi pemimpin pilihan PAN lantaran sukses menunjukkan keberpihakan terhadap milenial melalui sejumlah kebijakan nan makin membikin kompetensi milenial berkembang.

Berikutnya, Wasisto menyebut keterpilihan Erick sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Erick Thohir.

"Mungkin, usia Pak Erick juga lekat dengan bumi olahraga. Itu sepertinya nan menjadi aspek penarik," tambah dia.

Hal-hal tersebut menjadi kelebihan Erick nan bisa dibaca oleh PAN sehingga partai itu konsisten memberikan support kepada Erick untuk maju sebagai cawapres pada Pilpres mendatang.

Berdasarkan agenda nan telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik alias campuran partai politik peserta pemilu nan memenuhi persyaratan perolehan bangku paling sedikit 20 persen dari jumlah bangku DPR alias memperoleh 25 persen dari bunyi sah secara nasional pada pemilu personil DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 bangku di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 kudu mempunyai support minimal 115 bangku di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol alias campuran parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan bunyi sah minimal 34.992.703 suara. Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada 19 Oktober 2023 sampai dengan 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik alias campuran partai politik peserta pemilu nan memenuhi persyaratan perolehan bangku paling sedikit 20 persen dari jumlah bangku DPR alias memperoleh 25 persen dari bunyi sah secara nasional pada pemilu personil DPR sebelumnya.

Saat ini ada 575 bangku di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 kudu mempunyai support minimal 115 bangku di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol alias campuran parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan bunyi sah minimal 34.992.703 suara.

Berita lain dengan Judul: Pengamat sebut duet Ganjar-Erick sesuai aspirasi publik

Berita lain dengan Judul: Gelar Doktor HC jadi penyemangat Erick Thohir mengabdi buat negara



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close