Trends

Pengadilan Korsel tolak hentikan penambahan kuota sekolah kedokteran - Beritaja

Sedang Trending 2 hari yang lalu
beritaja.com
Discover Millions of Products

Seoul (BERITAJA) - Pengadilan Tinggi Seoul menolak perintah organisasi master untuk menghentikan rencana pemerintah yang sangat kontroversial untuk meningkatkan kuota masuk sekolah kedokteran nasional.

Putusan pengadilan tersebut sebagaimana dilaporkan Yonhap, Kamis, bakal membuka jalan bagi kenaikan kuota sekolah kedokteran sebanyak 2.000 bangku dan menjadi kenaikan pertama kalinya dalam 27 tahun dengan tujuan mengatasi kekurangan kronis di bagian medis yang krusial namun tidak terkenal serta di wilayah pedesaan terpencil.

Dengan dicabutnya ketidakpastian hukum, pemerintah diperkirakan bakal mempercepat proses peningkatan kuota medis yang tercermin dalam pengumuman penerimaan universitas pada tahun 2025 yang bakal dipublikasikan pada akhir Mei alias awal Juni.

Pengadilan yang lebih rendah sebelumnya telah menolak kasus tersebut pada bulan lampau dan menyimpulkan bahwa para pemohon tidak mempunyai kepentingan unik yang dikompromikan oleh kenaikan kuota dan oleh lantaran itu tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan keputusan pengadilan.

Pengadilan tinggi, yang mengusulkan banding atas kasus tersebut, menguatkan argumen pengadilan yang lebih rendah dalam membatalkan kembali kasus tersebut.

Pengadilan banding mengakui kepantasan norma mahasiswa kedokteran yang menjabat dalam keputusan tersebut lantaran mempunyai agunan norma atas kepentingan yang mengenai dengan kenaikan kuota.

Pengadilan tetap memutuskan untuk membatalkan kasus tersebut dengan argumen bahwa pemberian perintah tersebut dapat berakibat jelek pada kesejahteraan masyarakat.

Namun, pengadilan juga menyatakan bahwa penerimaan tambahan 2.000 mahasiswa kedokteran setiap tahunnya dapat membahayakan kewenangan belajar mahasiswa kedokteran saat ini.

Pengadilan menyatakan bahwa kuota kedokteran di masa depan mesti ditentukan dengan langkah yang meminimalkan pelanggaran terhadap hak-hak mereka.

Menanggapi putusan tersebut, organisasi medis mengatakan bakal segera mengusulkan banding ke Mahkamah Agung dan meminta pertimbangan sigap atas kasus itu mengingat gawatnya situasi.

Adapun pada Maret, pemerintah mengalokasikan 2.000 bangku masuk sekolah kedokteran tambahan ke universitas-universitas yang sebagian besar berada di luar wilayah Seoul.

Rencana tersebut mendapat protes dari para master peserta training dengan meninggalkan rumah sakit tempat bekerja.

Sekitar 20 tindakan norma telah diambil oleh organisasi master dan mahasiswa kedokteran untuk menghentikan kenaikan kuota, namun sejauh ini belum ada keputusan pengadilan yang mendukung tindakan tersebut.

Keputusan pengadilan pada Kamis menandai puncak dari perselisihan pemerintah-medis selama berbulan-bulan mengenai rencana kenaikan kuota

Sumber : Yonhap

Baca juga: Korsel tetapkan kuota penerimaan sekolah kedokteran 1.500 kursi
Baca juga: Pemerintah Korsel kemungkinan bakal turunkan kuota sekolah kedokteran

:
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close