Trending

Pemkab Sumba Timur salurkan bantuan alsintan untuk atasi kekeringan - Beritaja

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Ini darurat kekeringan, jadi semua alsintan dengan sistem brigade untuk selamatkan padi yang berpotensi mengalami kekeringan.

Kupang (BERITAJA) - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyalurkan support perangkat pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian kepada golongan tani untuk mengatasi kekeringan yang terjadi di musim tandus saat ini.

"Ini darurat kekeringan, jadi semua alsintan dengan sistem brigade untuk selamatkan padi yang berpotensi mengalami kekeringan," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur Nico Pandarangga ketika dihubungi dari Kupang, Rabu.

Ia menerangkan support dari Kementerian Pertanian berupa 36 unit pompa air, 20 unit bahan bakar solar, 16 unit bensin, serta traktor roda empat sebanyak 10 unit.

Baca juga: Pemkab Kulon Progo salurkan alsintan tingkatkan indeks pertanaman padi

Bantuan tersebut berkarakter brigade ialah sistem peminjaman ke golongan tani selama ada pertanaman. Sistem peminjaman alsintan ini pun dikoordinir oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur melalui Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di kecamatan.

"Setelah selesai, dipinjamkan lagi ke golongan tani lain unik tanaman padi yang ada sumber air terdekat," ucapnya.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur telah menyalurkan sebanyak 14 unit pompa air untuk membantu petani di Kecamatan Lewa, Nggaha Ori Angu, Pahunga Lodu, Wulla Waijelu, Kanatang, Karera, Pinupahar, dan Matawai Lapawu. Luasan lahan pertanian yangmampu dimanfaatkan untuk satu unit pompa air ialah lima hektare.

Dengan support itu, Nico berambisi petanimampu saling bekerja sama dan membantu satu sama lain untuk mendukung aktivitas pertanian saat ini.

Apabila perangkat telah selesai digunakan, dia berambisi petanimampu meminjamkan ke personil golongan lain untuk dimanfaatkan secara bersama-sama.

Baca juga: Kemenko sebut plafon pembiayaan alsintan tahun ini Rp107 miliar

Nico juga meminta para petani untuk menjaga dan memelihara alsintan tersebut agar tidak rusak.

"Harus jaga pompa agar tidak sigap rusak,mampu berkelanjutan, dan dipakai oleh kawan yang lainnya," katanya.

nsiska Mariana Nuka
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close