Trending

Pemkab HST berangkatkan ulama ke Arab dan Mesir untuk gali ilmu agama - Beritaja

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Barabai, Hulu Sungai Tengah (BERITAJA) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) memberangkatkan 19 orang ustadz dan sayid ke negara Arab Saudi dan Mesir untuk mengikuti dhaurah ilmiah guna menggali pengetahuan kepercayaan di dua negara tersebut.

“Keberangkatan para ustadz ini bermaksud untuk memberikan ustadz ruang supayamampu menambah pengetahuan kepercayaan yang lebih luas,” kata Bupati HST Aulia Oktafiandi di Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kamis.

Baca juga: Pemkab HST gelar "Barakat Ceting" ajak desa gali penemuan tekan stunting

Aulia melepas secara simbolis keberangkatan 19 peserta ke Arab dan Mesir yang bakal berangkat dari Indonesia pada 13 Juli 2024.

“Kami berambisi para ustadz dapat mengembangkan diri serta keahlian dalam mengkaji pengetahuan kepercayaan dan nantinya menyebarluaskan perihal positif kepercayaan kepada masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ujarnya.

Aulia meminta para ustadz dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk semakin memperbanyak pengetahuan kepercayaan yang lebih baik sehingga dapat menyebarkan akibat positif kepercayaan di lingkungan masyarakat.

Pelepasan secara simbolis keberangkatan para ustadz itu dirangkaikan dengan peresmian akomodasi kesehatan bagi para santri, ialah Klinik Pondok Pesantren Nurul Muhubbin Barabai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati HST berambisi klinik kesehatan di pondok pesantren itu dapat meningkatkan derajat kesehatan para santri, lantaran bagian ini juga merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah wilayah dalam pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Baca juga: Wabup HST mewisuda 446 santri TK-TP Al Quran XXXVI

Aulia mengatakan pemerintah wilayah mempunyai tugas dan kegunaan untuk melindungi seluruh unsur masyarakat, tidak terkecuali para ustadz dan pesantren.

“Jumlah para santri pondok pesantren di sini nyaris seribu lebih, untuk unit jasa mestimampu datang segera mungkin dan memberikan intervensi jika ada yang mengalami gangguan kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Pondok Pesantren Nurul Muhibbin, KH Wajihuddin Shaleh mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada Bupati HST serta pemerintah wilayah yang telah membangunkan sebuah klinik yang baru bagi para santri.

“Tentu sangat berfaedah dan berfaedah khususnya bagi para santri sebagai tempat pertolongan pertama jika antara mereka ada yang sakit,” ujar Wajihuddin.

Baca juga: Bupati HST ajak pengurus Mabicab Pramuka sinergi bangun banua
 

Bupati HST Aulia Oktafiandi saat meresmikan akomodasi kesehatan Klinik Pondok Pesantren Nurul Muhubbin Barabai di Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (BERITAJA/HO-Pemkab HST)






Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close