Trending

Pemkab Barito Timur turunkan tim ke lokasi tongkang patah - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

tim DLH mengambil sampel air di beberapa titik Sungai Napu di Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat untuk mengetahui tingkat pencemaran batu bara

Tamiang Layang (BERITAJA.COM) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, menurunkan tim untuk mengecek letak tongkang bermuatan batu bara nang mengalami patah pada bagian tengah alias terbelah di terminal Telang Baru di Sungai Napu yang merupakan anak Sungai Barito.

"Tim nang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan Barito Timur sudah turun ke letak tongkang," kata Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Jumat.

Menurut dia, tim dari Dinas Lingkungan Hidup mengambil beberapa sampel air di beberapa titik pada Sungai Napu di Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat untuk mengetahui apakah tongkang nang karam bermuatan batu bara mencemari lingkungan alias tidak.

Sampel-sampel air tersebut sudah diserahkan ke PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo) untuk diteliti. Hasilnya bakal diketahui dalam beberapa hari ke depan.

"Penelitian sampel air dimaksud untuk mengetahui kadar apa nang terkandung dan bakal dibandingkan dengan baku mutu air," katanya.

Ampera juga meminta pihak berkepentingan agar bisa mengevakuasi tongkang nang karam dan tidak berakibat pada lingkungan.

Kepala Dinas Perhubungan Barito Timur Bertulumeus mengatakan petugas nang turun ke lapangan ialah dari Bidang Lalu Lintas dan Angkutan (LLA).

"Kita tahu info tongkang karam dari media dan berinisiatif langsung ke lapangan," jelas Bertulumeus.

Dari hasil lapangan diketahui ada satu tongkang bermuatan batu bara mengalami kejadian slip ship alias terbelah pada Minggu (12/3). Dari hasil koordinasi, pihak perusahaan bakal melakukan pemindahan pada tongkang dan muatannya sebanyak 4.384 metrik tok batu bara.

“Yang dikhawatirkan adalah terjadinya pencemarannya. Karena tidak adanya sarana prasarana nang mendukung, maka ini menjadi hambatan di Dinas Perhubungan Barito Timur,” katanya.

Bertulumeus sangat menyayangkan pihak Pelindo Multi Terminal nang tidak pernah berkoordinasi dengan Dishub Barito Timur mengenai aktivitas upaya kepelabuhanan di Sungai Napu.

"Koordinasinya tidak ada," tegas Bertulumeus.
Berita lain dengan Judul: Pemprov Kalteng tata perizinan mineral dan batu bara
Berita lain dengan Judul: Penerimaan royalti pertambangan Kalteng capai Rp1,2 triliun
Berita lain dengan Judul: Gubernur Kalteng laporkan PT AKT ke KPK

Kasriadi/Habibullah
Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close