Pemerintah fasilitasi korban kebakaran Plumpang dengan kontrakan - BeritAja

Sedang Trending 9 bulan yang lalu
beritaja.com

sekarang nan dianggarkan baru tiga bulan

Jakarta (BERITAJA.COM) - Pemerintah memfasilitasi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Rukun Warga (RW) Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara dengan kontrakan untuk tempat tinggal selama beberapa waktu.

"Kalau anggarannya cukup, korban nan betul-betul kehilangan tempat tinggal, bisa saja terus disediakan perjanjian rumah sampai tiga tahun, tapi untuk sekarang nan dianggarkan baru tiga bulan, seperti itu rencananya," kata Lurah Rawa Badak Selatan Suhaena kepada wartawan di Jakarta Utara, Selasa.

Suhaena mengatakan untuk mendukung rencana itu, saat ini rumah nan terkena akibat kerusakan ppetunjuk hingga dua hari ke depan bakal terus didata jumlahnya.

Adapun info penduduk nan bakal difasilitasi kontrakan saat ini tetap sekitar 20 kepala family (KK). Kriterianya adalah rumahnya betul-betul rusak sehingga tidak bisa lagi ditempati.

Berita lain dengan Judul: Pemkot Jakarta Utara dukung rekreasi penduduk Plumpang ke kapal perang

"20 ini tetap diperbarui terus datanya, lantaran pendataan saat ini tetap berproses," kata Suhaena.

Data nan dihimpun BERITAJA.COM pada Senin, menyebutkan, rumah terkena akibat langsung kebakaran di RW 01 berjumlah 84 unit, di RT05/RW01 Rawa Badak Selatan (13 unit) nan ditinggali 13 KK dan 75 jiwa, di RT06/RW01 Rawa Badak Selatan (70 unit) nan ditinggali 80 KK/280 jiwa, RT07/RW01 Rawa Badak Selatan (satu unit) nan ditinggali satu KK/empat jiwa.

Sedangkan di RW02 dan RW09 saat ini jumlah rumah nan terkena akibat kebakaran tetap belum didapat lantaran tetap terus dilakukan pendataan.

Menurut Suhaena, sementara jumlah kerusakan rumah di RW09 diperkirakan mencapai 44 unit.

Berita lain dengan Judul: Ini kata Pemprov DKI mengenai IMB di Tanah Merah

Sebelumnya, pipa penerimaan BBM di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara terbakar hingga meluas ke permukiman nan berada tak jauh dari obyek vital nasional itu pada Jumat (3/3).

Berdasarkan info Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, hingga pukul 18.00 WIB Senin (6/3), korban meninggal sebanyak 18 jiwa. Sedangkan, 39 jiwa sedang dalam penanganan tim medis di sembilan rumah sakit di Jakarta.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI hingga Senin (6/3) menyebut 204 jiwa pengungsi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang tetap memperkuat di dua letak pengungsian Jakarta Utara.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di Google News




Ikuti Media Sosial Kami
Affiliate: Life Health / Inforia / Blogkoopedia
close