Trending

Pelaku usaha harapkan penangkapan ikan terukur permudah izin - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

kami juga senang jika sumber daya ikan ini lestari sehingga upaya bisa eksis dan tetap jalan

Jakarta (BERITAJA.COM) - Pelaku upaya perikanan berharap penyelenggaraan kebijakan penangkapan ikan terukur (PIT) dapat memudahkan perizinan berupaya di bagian perikanan tangkap.

"Harapan saya dengan adanya izin baru ini menjadi lebih memudahkan perizinan berupaya di bagian perikanan tangkap, khususnya untuk kapal nang sudah eksisting agar lebih produktif dan berkontribusi lebih kepada negara. Dan tentunya kami juga senang jika sumber daya ikan ini lestari sehingga upaya bisa eksis dan tetap jalan," ujar pelaku upaya perikanan asal pantai utara Jawa, Purnomo dalam "Bincang Bahari Era Baru Perikanan Tangkap" di Jakarta, Selasa.

Purnomo menuturkan, penyelenggaraan PIT ini diharapkan bisa disertai dengan kesiapan prasarana di pelabuhan pangkalan, kesiapan bahan bakar minyak, agunan stabilitas nilai ikan, hingga kemudahan perizinan dan kejelasan sistem pembagian kuota.

Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana sangat krusial lantaran kapal-kapal penangkap ikan nantinya tidak lagi kembali ke Pulau Jawa usai melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Dalam kesempatan nang sama, Guru Besar Departemen Manajemen Sumber Daya Akuatik Universitas Diponegoro Suradi Wijaya Saputra menilai penyelenggaraan penangkapan ikan berbasis kuota dan zonasi ini sesuai dengan prinsip pengelolaan perikanan berkelanjutan, nang dapat mendukung kesinambungan upaya perikanan nasional dengan terjaganya ekosistem sumber daya ikan.

Menurutnya, dalam menetapkan sistem kuota penangkapan, KKP juga perlu mempertimbangkan jenis perangkat tangkap dan ukuran ikan nang ditangkap sebagai upaya menjaga kualitas ikan nang dihasilkan bukan hanya besaran volume tangkapan.

"PP 11 ini sebenarnya tidak ada perihal nang terlalu dikhawatirkan, tetapi semua orang memang menunggu Permennya untuk penetapan kuota. Jadi kuota itu jika hanya dari sisi volume mengabaikan ukuran ikan, artinya perangkat tangkap dan kriteria lainnya tidak melekat pada izin, ini berbahaya. Ini perlu dicermati betul makna kuota dan implikasinya pada perizinan," paparnya.

Dia juga menambahkan, penyelenggaraan PIT sebagai era baru perikanan tangkap nasional perlu mendapat support dari nelayan dan pelaku upaya sebagai pelaku utama sektor tersebut.

Berita lain dengan Judul: KKP paparkan faedah kebijakan penangkapan ikan terukur
Berita lain dengan Judul: Menteri Trenggono minta lima program ekonomi biru dijalankan selamanya
Berita lain dengan Judul: Trenggono optimis produktivitas kelautan perikanan melonjak dengan PIT


Faisal Yunianto
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close