Pedoman Screen Time Dan Aktivitas Fisik Anak Usia 1 Sampai 4 Tahun - Beritaja

Albert Michael By: Albert Michael - Tuesday, 11 February 2025 08:19:55

BERITAJA is a International-focused news website dedicated to reporting current events and trending stories from across the country. We publish news coverage on local and national issues, politics, business, technology, and community developments. Content is curated and edited to ensure clarity and relevance for our readers.

Jakarta (BERITAJA) - Di bumi yang semakin terhubung dengan teknologi ini anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar.

Mulai dari menonton TV, bermain video game, hingga menggunakan perangkat mobile, waktu layar telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak.

Padahal, aktivitas bentuk juga memegang peranan krusial dalam mendukung perkembangan mereka. Berikut adalah pedoman yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk aktivitas bentuk dan screen time bagi anak-anak:

Baca juga: Psikolog: Batasi penggunaan gawai anak dengan beraktivitas bersama

Bayi (kurang dari 1 tahun)

Bayi mesti aktif bergerak beberapa kali dalam sehari dengan beragam cara, terutama dengan permainan interaktif yang melibatkan aktivitas di lantai dan semakin sering semakin baik. Bagi bayi yang belum dapat bergerak, ini termasuk setidaknya 30 menit dalam posisi tengkurap (tummy time) yang dibagi sepanjang hari saat mereka terjaga.

Bayi tidak boleh dibatasi dalam posisi tetap lebih dari 1 jam sekaligus (misalnya di stroller, bangku tinggi alias dibawa di punggung pengasuh). Pada usia ini screen time sangat tidak dianjurkan. Ketika bayi sedang tidak aktif, orangtua dianjurkan untuk membaca alias bercerita berbareng mereka.

Bayi yang berumur 0-3 bulan memerlukan 14-17 jam tidur yang berbobot setiap hari, termasuk tidur siang, sementara bayi usia 4-11 bulan memerlukan 12–16 jam tidur.

Baca juga: Anak terlalu lama main gadget? Simak akibat buruknya!

Anak usia 1-2 tahun

Anak usia 1-2 tahun sebaiknya menghabiskan setidaknya 180 menit setiap hari untuk beragam jenis aktivitas bentuk dengan intensitas yang beragam, termasuk aktivitas bentuk dengan intensitas sedang hingga berat. Waktu duduk alias tidak bergerak sebaiknya tidak terlalu lama dan penggunaan layar untuk anak usia 1 tahun sangat tidak dianjurkan.

Untuk anak usia 2 tahun, screen time sebaiknya tidak lebih dari 1 jam, dan semakin sedikit semakin baik. Ketika anak tidak aktif, waktu yang baik diisi dengan membaca alias mendengarkan cerita berbareng orangtua.

Anak usia 3-4 tahun:

Anak usia 3-4 tahun perlu menghabiskan setidaknya 180 menit dalam aktivitas bentuk yang beragam, termasuk setidaknya 60 menit aktivitas bentuk dengan intensitas sedang hingga berat. Screen time sebaiknya dibatasi tidak lebih dari 1 jam. Sama seperti anak-anak usia sebelumnya, waktu yang tidak aktif sebaiknya diisi dengan aktivitas positif seperti membaca alias bercerita.

Anak usia 3-4 tahun memerlukan 10-13 jam tidur yang berkualitas, yang mampumencakup tidur siang dengan waktu tidur dan bangun yang teratur.

Menjaga keseimbangan antara screen time dan aktivitas bentuk sangat krusial untuk perkembangan anak. Sebagai orangtua, kita perlu memberikan pengawasan yang bijak dalam penggunaan layar, sekaligus mendorong anak untuk aktif bergerak dan berinteraksi dengan bumi sekitarnya. Dengan begitu, kita dapat mendukung mereka untuk tumbuh sehat, bahagia, dan berkembang dengan baik.

Baca juga: Paparan sinar biru gawai dapat picu pubertas dini

Baca juga: Cerita Tasya Kamila batasi "screen time" untuk kedua anaknya


Editor: Arman
Copyright © BERITAJA 2025


you are at the end of the news article with the title:

"Pedoman Screen Time Dan Aktivitas Fisik Anak Usia 1 Sampai 4 Tahun - Beritaja"


Editor’s Note: If you're considering RV insurance, including options from National General and Good Sam, this guide provides a detailed comparison to help you make an informed decision. National General Good Sam RV Insurance: Complete Guide & Comparison (2026).

*Some links in this article may be affiliate links. This means we may earn a small commission at no extra cost to you, helping us keep the content free and up-to-date







Please read other interesting content from Beritaja.com at Google News and Whatsapp Channel!