Trends

PAD Kaltara meningkat dalam tiga tahun terakhir - BeritAja

Sedang Trending 11 bulan yang lalu
beritaja.com

Selama dua tahun digempur COVID-19, PAD Kaltara tetap tumbuh,

Tanjung Selor (BERITAJA.COM) -

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meningkat dalam tiga tahun terakhir, khususnya dari sektor pajak wilayah meskipun menghadapi pandemi COVID-19.

"Selama dua tahun digempur COVID-19, PAD Kalimantan Utara tetap tumbuh, utamanya penerimaan pajak daerah," kata Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, di Tarakan, Kamis.

Pajak wilayah nan dikelola sesuai kewenangan pemerintah provinsi adalah pajak kendaraan bermotor (PKB), bea kembali nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), pajak air permukaan (PAP), dan pajak rokok.

Pada 2020, Pemprov Kaltara menghimpun pajak wilayah sebesar Rp348,9 miliar. Pada 2021 meningkat menjadi Rp392,2 miliar. Kemudian 2022 mencapai Rp596 miliar.

Bahkan 2022, Pemprov Kaltara hanya mematok sasaran pajak wilayah sebesar Rp505,2 miliar.

PAD lainnya disumbangkan dari retribusi. Pada 2020 terhimpun retribusi Rp4,8 miliar, pada 2021 Rp6,2 miliar, dan 2022 mencapai Rp6,7 miliar.

Gubernur Zainal optimistis penerimaan PAD 2023 bakal meningkat signifikan seiring pemulihan ekonomi nasional dan daerah.

"Kami pun telah menginstruksikan organisasi teknis untuk melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi penerimaan baik pajak maupun retribusi," kata Zainal.

Berita lain dengan Judul: Pemprov Kaltara kerjasama dengan UPA komitmen tingkatkan PAD
Berita lain dengan Judul: Gubernur minta semua perusahaan pengelola SDA miliki NPWP Kaltara

Muh. Arfan
Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di



    close