Trending

Mucikari PSK jaring korban bermodus lowongan kerja sebagai ART - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

dari beberapa wilayah di Jawa Barat, Banten, Lampung dan Sumatera Selatan

Jakarta (BERITAJA.COM) - Mucikari berinisial ICA (35) menjaring korbannya, para wanita dari berbagai daerah untuk menjadi pekerja seks komersial (PSK) bermodus lowongan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) di Ibu Kota.

"Dia menawarkan lowongan pekerjaan sebagai ART dari beberapa wilayah di Jawa Barat, Banten, Lampung dan Sumatera Selatan," kata Kapolsek Tambora, Jakarta Barat Kompol Putra Pratama, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

ICA bersama 39 wanita lainnya di sebuah indekos kawasan RW 10 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, digerebek polisi pada Kamis (16/3).

Kompol Putra melanjutkan pekerjaan itu dia buka di media sosial. Setiap wanita nang tertarik bakal mendatangi alamat nang tertera di unggahan sosial media tersebut.

Setelah korban datang, barulah ICA menjelaskan bahwa pekerjaan nang ditawarkan bukanlah sebagai ART melainkan PSK.

Berita lain dengan Judul: Satpol PP amankan PSK dan muncikari di area Grogol

Beberapa wanita nang terjebak sempat ada nang melarikan diri. Namun, demikian mereka kembali tertangkap dan dikenakan denda sebesar Rp1.000.000.

Lebih lanjut, para wanita tersebut dibawa ke area prostitusi di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.

Di sana mereka dipaksa melayani laki-laki "hidung belang" nang mampir ke tempat prostitusi tersebut.

"Jadi, ada tiga 'bodyguard' (pengawal) nang menjaga mereka di sana. Mereka itu sebagai makelar para PSK itu," kata dia.

Sampai saat ini, ICA dan tiga pengawal berinisial HA, SR dan MR telah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Tambora.

Berita lain dengan Judul: Empat pekerja seks dan dua transpuan terjaring razia di Jakarta Barat

Sebelumnya, jejeran Polsek Tambora menggerebek indekos tempat penampungan wanita untuk menjadi PSK di area RW 10 Kelurahan Pekojan pada Kamis (16/3).

Penggerebekan itu bermulai dari adanya info nang diberikan salah satu tokoh masyarakat setempat kepada pihak kepolisian mengenai indekos sebagai letak penampungan PSK.

Berdasarkan info tersebut, polisi langsung melakukan penyergapan di lokasi. Benar saja, polisi langsung mendapati 39 wanita di indekos dua lantai itu. Bahkan lima diantaranya tetap berstatus di bawah umur.

Mereka dipekerjakan sebagai PSK oleh seorang mucikari berinisial ICA namalain Mami.

Polisi lampau mengevakuasi para wanita tersebut.

Berita lain dengan Judul: Modus prostitusi Gang Royal tawarkan PSK anak di bawah umur

Ke-34 wanita dewasa dijadikan saksi dan lima nang tetap berstatus di bawah umur ditetapkan sebagai korban.

Para tersangka terjerat pasal Pasal 2 ayat 1 UU nomor 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan UU RI nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal penjara 15 tahun dan denda maksimal Rp600juta. 



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close