Trending

MTI usulkan tiga rekomendasi pengaturan kebijakan mudik lebaran 2023 - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Kita coba menjembatani penggunaan moda transportasi itu dengan pendekatan financial instrument, ialah dengan tarif

Jakarta (BERITAJA.COM) - Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Tory Damantoro mengatakan, MTI mengusulkan tiga rekomendasi pengaturan untuk masa mudik lebaran 2023 nang mencangkup pengaturan pola perjalanan, pengaturan pola transportasi, dan pengaturan pola lampau lintas.

Usulan tersebut diberikan lantaran maraknya kekhawatiran masyarakat bakal kemacetan saat melakukan perjalanan mudik.

“Masukan MTI untuk penanganan mudik lebaran dalam waktu tiga minggu lagi bakal kita laksanakan bersama-sama,” kata Tory di Jakarta, Selasa.

Tory menjelaskan, adapun rekomendasi pertama ialah mengenai pengaturan pola perjalanan.
MTI mengusulkan agar membagi waktu libur secara proporsional menjadi tiga gelombang, gelombang pertama: 17-23 April 2023, gelombang kedua: 19-25 April 2023, gelombang ketiga: 21-27 April 2023.

Sebagai implementasinya, MTI memberi saran agar pemerintah merevisi SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri PANRB No. 327/2023, No. 1/2023, No. 1/2023, alias dapat ditempuh dengan terbitnya surat info baru dari pemerintah.

Rekomendasi kedua, MTI mengusulkan pengaturan pola transportasi dengan menerapkan kenaikan tarif dalam rentang H-7 sebelum lebaran sampai dengan H+7 setelah lebaran.

“Kita coba menjembatani penggunaan moda transportasi itu dengan pendekatan financial instrument, ialah dengan tarif. Nah tarif itu bisa dinaikan secara bertahap, untuk kemudian dapat memberikan sinyal kepada masyarakat kapan mereka kudu berjalan sesuai dengan keahlian finansialnya,” ujar Tory.

Tory berambisi dengan adanya pengaturan tersebut, pemerintah dapat mengurai kepadatan lampau lintas dan penggunaan tarif tiap moda transportasi dapat dibagi secara efektif.

Selain itu, demi membatasi penggunaan sepeda motor sebagai moda transportasi mudik, MIT juga mengusulkan pemerintah untuk memberlakukan operasi penyekatan di titik-titik tertentu pada jalur mudik sepeda motor.

Namun pemerintah juga kudu menyediakan truk alias bus di letak pos penyekatan tersebut.

Rekomendasi ketiga, MTI mengusulkan agar pemerintah lebih memperhatikan manajemen pengendalian terpadu. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan mengaplikasikan sistem manajemen pengendalian pikulan lebaran satu pintu.

“Kementerian Perhubungan sebagai pemegang komandonya, sebagai fasilitator, integrator dan agregator pikulan lebaran nasional,” kata Tory.
Di samping itu, Tory melanjutkan, diperlukannya sistem info terpadu dan peta jalan sistem pikulan lebaran agar mempermudah para pemudik dalam mencari info mengenai arus mudik 2023.

“Roadmap-nya itu kemudian pola info kepada masyarakat, sekarang sudah ada kecanggihan teknologi nang bisa kita manfaatkan sehingga masyarakat bisa merencanakan perjalanannya dengan baik,” pungkas Tory.

Berita lain dengan Judul: Jabar gelar mudik gratis, tersedia 6.500 tiket bus & 5.954 tiket KA

Berita lain dengan Judul: Pupuk Indonesia jalin kerja sama dengan KAI antisipasi arus mudik

Bayu Saputra
Sella Panduarsa Gareta
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close