Trending

Menteri ATR teken MoU dengan MUI terkait tanah umat - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Melalui aktivitas ini, seluruh rumah ibadah, termasuk masjid, musala dan seluruh rumah ibadah bakal saya kawal dan sertipikasi seluruhnya tanpa terkecuali, tanpa diskriminasi

Jakarta (BERITAJA.COM) -

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hadi Tjahjanto menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai dengan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah, Asistensi Pencegahan, Pemberdayaan Tanah Untuk Kemaslahatan Umat, dan Penanganan Permasalahan Pertanahan Umat di Gedung MUI Jakarta, Selasa (4/4).

"Saya kuat melawan mafia tanah lantaran didukung oleh Pak Wamen (Wakil Menteri Raja Juli i), jejeran Sekjen dan Dirjen serta seluruh mujahid-mujahid pertanahan di ATR/BPN, apalagi jika didoakan oleh MUI," ujar Hadi melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Hadi mengatakan, dirinya diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan polemik perizinan rumah ibadah dan kebebasan beragama. Oleh karenanya, dia meletakkan perhatian terhadap tanah-tanah rumah ibadah seluruh agama.

Atas perihal itu, Hadi menginisiasi pensertifikatan rumah ibadah melalui Gerakan Nasional Sertipikasi Rumah Ibadah dan Pesantren.

"Melalui aktivitas ini, seluruh rumah ibadah, termasuk masjid, musala dan seluruh rumah ibadah bakal saya kawal dan sertipikasi seluruhnya tanpa terkecuali, tanpa diskriminasi," kata Hadi.

Lebih lanjut, Kementerian ATR/BPN terus berupaya dalam pensertipikatan tanah wakaf. Hal ini terbukti dengan telah tercapainya sertipikasi pada 221.839 bagian dengan total luas 1.959 hektar di seluruh provinsi Indonesia.

"Kami belum puas dengan capaian tersebut. Karena itu hari ini kita tambah lagi armada untuk berbareng bersinergi merealisasikan pendaftaran tanah berbareng MUI untuk sertifikasi tanah lebih banyak lagi," kata Menteri ATR/BPN.

Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Faisal Yunianto
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close