Trending

Menpora ingin Putri Otonomi Indonesia bantu bina anak muda di daerah - Beritaja

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta (BERITAJA) -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mau Putri Otonomi Indonesia membantu pembinaan anak muda di daerah, sehingga mempunyai aktivitas positif yang menjadi budaya bagi generasi ke mendatang.

Dalam laman Kemenpora yang dipantau BERITAJA di Jakarta, Rabu, dia membeberkan aktivitas yang dibuat oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu, diharapkanmampu berakibat baik untuk mendukung kemajuan kepemudaan dan keolahragaan di tingkat daerah.

"Harapannya putri-putri dari seluruh kabupaten ini terlibat pada kegiatan-kegiatan pembinaan anak muda dan juga olahraga," kata Dito saat menerima para Finalis 15 Besar Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2024 di Media Center Kemenpora.

Menurut Dito, aktivitas pemilihan itu krusial lantaran berasal dari kabupaten-kabupaten di Indonesia, sehingga program tersebutmampu lebih ditingkatkan lagi tidak hanya di tingkat ibu kota kabupaten, tetapimampu menyentuh ke desa-desa.

Pada kesempatan itu, dia turut membujuk para finalis berjumpa dengan para peserta dari program Bela Negara Kemenpora.

Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang mengatakan asosiasi itu berkomitmen untuk terus mempromosikan potensi generasi muda Indonesia, khususnya yang ada di kabupaten seluruh Indonesia.

"Putri Otonomi Indonesia merupakan salah satu langkah nyata kami untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang tidak hanya pandai dan berprestasi, tetapi juga peduli terhadap pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat," kata Sarman.

Dalam jenis 2024 ini, lanjut dia, perwakilan asal Kabupaten Klaten, Raphaella Chayla Shaka, sukses keluar sebagai juara Putri Otonomi Indonesia.

Dara 19 tahun itu menyisihkan 14 finalis lainnya pada malam hidayah Putri Otonomi Indonesia 2024 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (8/6) lalu.

Putri Otonomi Indonesia sebelumnya dikenal dengan nama Putri Otonomi Daerah.

Kegiatan itu merupakan wadah yang telah dibuat sejak 2017 oleh Apkasi.

Agenda tersebut merupakan bentuk kontribusi konkret Apkasi dalam memberikan support terhadap talenta para putri dari beragam kabupaten di seluruh Indonesia, sekaligus mendorong mereka untuk meraih prestasi hingga tingkat nasional, serta menginspirasi para anak muda di tingkat daerah.

Baca juga: 15 finalis Putri Otonomi Indonesia 2024 tiba di Trenggalek


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close