Mengungkap makna "TTD": Bukan tanda tangan, ini penjelasannya - BERITAJA
Mengungkap makna "TTD": Bukan tanda tangan, ini penjelasannya - BERITAJA is one of the most discussed topics today. In this article, you will find a clear explanation, key facts, and the latest updates related to this topic, presented in a concise and easy-to-understand way. Read more news on Beritaja.
Jakarta (BERITAJA) - Pernahkah Anda membaca arsip alias surat resmi yang diakhiri dengan tulisan "TTD"? Banyak orang mengira singkatan ini berfaedah "tanda tangan," padahal kenyataannya berbeda. Ternyata, "TTD." mempunyai kepanjangan dan sejpetunjuk yang cukup menarik, hingga menjadi bagian dari tradisi dalam bumi administrasi.
Tanda tangan sendiri mempunyai peran krusial dalam mengesahkan dokumen-dokumen resmi. Keberadaannya sering dijumpai pada beragam berkas seperti Kartu Tanda Penduduk, kitab nikah, hingga surat kuasa.
Baca juga: Tanda tangan elektronik tersertifikasi wajib untuk transaksi digital
Lantas, apa sebenarnya makna "TTD." dan gimana sejpetunjuknya? Berikut adalah penjelasannya, mengutip beragam sumber:
Arti alias makna singkatan TTD
Berdasarkan info dari situs resmi Kemendikbud.go.id dalam Ejaan Bahasa Indonesia Edisi Kelima, singkatan "TTD." sebenarnya merujuk pada "tertanda."
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "tertanda" diartikan sebagai sesuatu yang telah diberi tanda alias telah ditandatangani. Oleh lantaran itu, "TTD." tidak secara langsung berfaedah "tanda tangan," melainkan lebih kepada kondisi suatu objek yang telah dibubuhi alias diberikan tanda.
Sementara itu, KBBI mendefinisikan tanda tangan sebagai simbol berupa nama yang ditulis dengan tangan oleh seseorang sebagai tanda identitas alias bukti telah menerima sesuatu, dan sebagainya.
Baca juga: APPI sebut tanda tangan elektronik bantu perkuat keamanan transaksi
Sejpetunjuk singkat TTD
Sejpetunjuk mencatat bahwa corak awal tanda tangan sudah dikenal sejak 3000 SM oleh masyarakat Sumeria dan Mesir. Pada masa tersebut, tanda tangan berbentuk simbol alias piktograf yang digunakan untuk menyampaikan makna tertentu.
Dengan berkembangnya peradaban, terutama setelah ditemukannya sistem tulisan dan abjad, tanda tangan yang sebelumnya berupa segel pada sekitar tahun 439 M mulai beralih bentuk menjadi tanda tangan pribadi yang ditulis langsung dengan tangan, seperti yang kita kenal saat ini.
Kemajuan teknologi modern sekarang menghadirkan tanda tangan elektronik sebagai pengganti dari tanda tangan tradisional. Jenis tanda tangan ini semakin banyak digunakan, khususnya dalam lingkup pemerintahan dan sektor bisnis, lantaran dinilai lebih praktis dan efisien.
Dengan adanya tanda tangan elektronik, proses autentikasi arsip menjadi lebih sigap dan aman, tanpa perlu melibatkan kertas alias tinta.
Hal ini sejalan dengan tren digitalisasi yang terus berkembang, mendorong beragam sektor untuk beranjak ke sistem yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Meski begitu, nilai historis dan simbolis tanda tangan tradisional tetap mempunyai tempat tersendiri dalam budaya dan kehidupan manusia hingga saat ini.
Baca juga: Tunggu tandatangan Menpan RB, penghasilan 910 pembimbing PPPK Papua segera dibayar
Baca juga: VIDA raih Sertifikasi iBeta PAD sebagai komitmen perkuat keamanan
Editor: Deborah
Copyright © BERITAJA 2025
Subscribe
This article discusses Mengungkap makna "TTD": Bukan tanda tangan, ini penjelasannya - BERITAJA in detail, including key facts, recent developments, and important insights that readers are actively searching for online.