Mengapa ibu hamil "ngidam"? Ini penjelasannya secara medis - BERITAJA

Albert Michael By: Albert Michael - Tuesday, 18 February 2025 22:52:01 • 5 min read
Mengapa ibu hamil "ngidam"? Ini penjelasannya secara medis - BERITAJA

Jakarta (BERITAJA) - Ngidam merupakan salah satu kejadian yang sering terjadi pada ibu hamil. Keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan alias melakukan sesuatu yang tidak biasa ini kerap muncul sejak awal kehamilan dan mampuberjalan hingga trimester kedua.

Banyak yang percaya bahwa ngidam berangkaian dengan jenis kelamin bayi alias mempunyai akibat terhadap kebiasaan bayi setelah lahir, seperti bayi bakal sering mengeluarkan air liur jika kemauan sang ibu tidak dipenuhi.

Namun, benarkah demikian? Mari kita telaah lebih dalam mengenai penyebab dan keterangan medis di kembali ngidam saat hamil.

Baca juga: beritaja.com/berita/4569714/ahli-anjurkan-tambahan-protein-17-gram-dalam-makan-bergizi-ibu-hamil" title="Ahli anjurkan tambahan protein 17 gram dalam makan bergizi ibu hamil">Ahli anjurkan tambahan protein 17 gram dalam makan bergizi ibu hamil

Mengapa ibu mengandung mengalami ngidam?

Hingga kini, belum ada penelitian yang secara pasti menjelaskan kenapa ibu mengandung mengalami ngidam. Namun, beberapa teori medis mencoba menjelaskan kejadian ini:

1. Kekurangan nutrisi

Salah satu teori menyebut bahwa tubuh ibu mengandung mungkin sedang kekurangan nutrisi tertentu, sehingga muncul dorongan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung unsur gizi yang dibutuhkan.

Misalnya, jika seorang ibu sangat mau mengonsumsi daging alias burger, mampujadi tubuhnya memerlukan tambahan protein, kalium, alias natrium.

Begitu pula jika ibu mengandung menginginkan makanan asing seperti bedak alias krayon, perihal ini mampumenjadi tanda bahwa tubuh sedang kekurangan unsur besi. Namun, konsumsi benda-benda yang tidak layak makan (disebut pica) tentu dapat rawan dan mesti dihindari.

Baca juga: beritaja.com/berita/4538490/kiat-aman-jaga-kehamilan-bagi-ibu-berusia-35-tahun-ke-atas" title="Kiat kondusif jaga kehamilan bagi ibu berumur 35 tahun ke atas">Kiat kondusif jaga kehamilan bagi ibu berumur 35 tahun ke atas

2. Perubahan hormon

Saat hamil, tubuh mengalami perubahan hormon yang signifikan, salah satunya adalah peningkatan kadar progesteron dan estrogen. Hormon ini berpengaruh terhadap metabolisme tubuh, sistem pencernaan, hingga produksi air liur.

Beberapa ibu mengandung mengalami produksi air liur berlebih di awal kehamilan, yang mengakibatkan mereka merasa tidak nyaman dan lebih sering mual. Inilah yang memicu kemauan untuk mengonsumsi makanan dengan rasa tajam, seperti makanan masam alias asin, yang dirasa dapat mengurangi pengaruh mual tersebut.

3. Perubahan pada otak dan neurotransmitter

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kehamilan dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dan produksi neurotransmitter, seperti dopamin dan serotonin, yang berkedudukan dalam mengatur suasana hati dan nafsu makan.

Perubahan kadar neurotransmitter ini dapat menyebabkan ibu mengandung mempunyai kemauan kuat terhadap makanan tertentu sebagai corak respons tubuh dalam menjaga keseimbangan kimia di otak.

4/ Sensitivitas indera penciuman dan perasa

Saat mengandung seorang ibu sering kali lebih sensitif terhadap aroma dan rasa dibandingkan saat tidak hamil. Hal ini lah yang mengakibatkan mereka tiba-tiba menginginkan alias apalagi menghindari makanan tertentu.

Misalnya, makanan yang sebelumnya disukai mampumenjadi menjijikkan selama kehamilan, sementara makanan yang sebelumnya tidak terlalu menarik justru menjadi favorit. Hal ini terjadi lantaran perubahan hormon estrogen yang mempengaruhi sensitivitas indera penciuman dan pengecapan pada ibu hamil.

5. Faktor psikologis dan emosional

Selain argumen biologis, ngidam juga mampudipengaruhi oleh aspek psikologis. Kehamilan adalah masa yang penuh perubahan bentuk dan emosional, sehingga ibu mengandung mampusaja menginginkan makanan tertentu sebagai corak kenyamanan alias untuk mendapatkan perhatian dari pasangan dan keluarga.

Stres dan kekhawatiran juga dapat meningkatkan kemauan makan makanan tertentu sebagai sistem mengatasi tekanan emosional.

Baca juga: beritaja.com/berita/4581026/mendukbangga-pendataan-mbg-ibu-hamil-akan-kolaborasi-dengan-bgn" title=" Pendataan MBG ibu mengandung bakal kerjasama dengan BGN">Mendukbangga: Pendataan MBG ibu mengandung bakal kerjasama dengan BGN

Apakah ngidam mesti dituruti?

Menuruti ngidam saat mengandung sebenarnya sah-sah saja, asalkan tetap dalam pemisah wajar dan tidak membahayakan kesehatan sang ibu serta janin dalam kandungannya. Berikut ini adalah beberapa perihal yang perlu diperhatikan saat ngidam:

1. Batasi makanan berkalori dan lemak

Jika ibu mengandung ngidam makanan yang tinggi bakal kalori, gula, alias lemak, seperti cokelat, es krim, dan kue, sebaiknya untuk dikonsumsi dalam porsi mini saja, agar berat badan tetap terkontrol dan menghindari akibat glukosuria gestasional.

2. Hindari makanan yang rawan bagi janin

​​​​​​​Terdapat beberapa makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan, seperti daging mentah alias separuh matang, seafood dengan kadar merkuri tinggi, serta produk susu yang tidak dipasteurisasi. Jenis makanan tersebut dapat membawa akibat jangkitan alias keracunan yang rawan bagi janin.

3. Ganti dengan pengganti yang lebih sehat

​​​​​​​Jika ibu mengandung ngidam makanan yang kurang sehat, Anda mampumencoba pengganti yang lebih baik. Misalnya, jika ngidam es krim, mampumemilih es krim yang rendah lemak alias yogurt. Jika mau donat alias roti manis, pilihlah roti gandum utuh yang lebih kaya serat.

4. Jangan percaya mitos seputar ngidam

​​​​​​​Banyak mitos yang beredar, seperti bayi bakal ngeces jika ibu mengandung tidak menuruti ngidamnya. Faktanya, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Selama ibu mendapatkan asupan gizi yang cukup, tidak ada akibat negatif bagi bayi meskipun ngidam tidak dipenuhi.

Ngidam saat mengandung adalah perihal yang wajar dan dapat terjadi lantaran beragam faktor, mulai dari perubahan hormon, sensitivitas indera, perubahan neurotransmitter, hingga aspek psikologis.

Meskipun tidak semua kemauan mesti dipenuhi, ibu mengandung tetap dapat menikmati makanan favoritnya selama tidak berlebihan dan tetap memperhatikan asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Yang terpenting, konsultasikan dengan master jika mempunyai ngidam yang tidak biasa alias berisiko bagi kesehatan ibu dan janin.

Baca juga: beritaja.com/berita/4580458/pentingnya-menjaga-asupan-kalori-pada-saat-kehamilan-cegah-janin-kecil" title="Pentingnya menjaga asupan kalori pada saat kehamilan cegah janin kecil">Pentingnya menjaga asupan kalori pada saat kehamilan cegah janin kecil

Baca juga: beritaja.com/berita/4580206/dokter-mbg-ibu-hamil-bonus-tambahan-untuk-penuhi-gizi-harian" title=" MBG ibu mengandung bingkisan tambahan untuk penuhi gizi harian">Dokter: MBG ibu mengandung bingkisan tambahan untuk penuhi gizi harian


Editor: Hany
Copyright © BERITAJA 2025