Trending

Menaker harap pekerja status kemitraan dapat apresiasi meski bukan THR - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Kami berambisi ada bentuk-bentuk penghargaan nang diberikan kepada mitranya

Jakarta (BERITAJA.COM) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida yah berambisi pekerja dengan status hubungan kemitraan juga bisa mendapatkan penghargaan atas pekerjaannya meski tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan.

Menurut Menaker, perihal itu diperlukan agar hubungan kemitraan antara perusahaan dan para mitranya tetap terjaga baik dan langgeng.

“Saya berambisi hubungan kemitraan pun memperhatikan kesejahteraan para mitranya,” katanya ditemui di sela aktivitas buka puasa berbareng dengan Apindo di Jakarta, Selasa petang.

Menurut Menaker, perusahaan-perusahaan nang menerapkan hubungan kemitraan kemungkinan telah menyiapkan penghargaan meski tidak dalam corak THR. Namun, bentuknya berbeda-beda tergantung perusahaan.

“Saya tidak tahu mungkin saja bentuknya tidak THR, tapi bentuk-bentuk yg lain, saya kira. Saya berambisi hubungan kemitraan agar tetap langgeng. Ini momentum nang baik jika perusahaan-perusahaan tersebut mempertimbangkan untuk memberikan kesejahteraan kepada mitranya,” imbuhnya.

Menaker pun berambisi perusahaan-perusahaan nang menerapkan konsep hubungan kemitraan dengan para pekerjanya bisa menjaga hubungan baik dengan para mitra.

“Kami berambisi ada bentuk-bentuk penghargaan nang diberikan kepada mitranya,” ujar Menaker.

Pekerja dengan status hubungan kemitraan menjadi salah satu kriteria nang tidak berkuasa mendapatkan THR keagamaan lantaran THR keagamaan hanya diberikan kepada pekerja nang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berasas PKWT alias PKWTT.

Selain pekerja dengan status hubungan kemitraan, pekerja/buruh nang mempunyai hubungan kerja berasas Perjanjian Kerja Waktu tertentu (PKWT/kontrak) dan telah berhujung masa kerjanya sebelum hari raya keagamaan juga tidak berkuasa atas THR Keagamaan.

Demikian pekerja magang tidak berkuasa mendapatkan THR keagamaan lantaran hanya memperoleh duit saku dan alias duit transport alih-alih menerima upah.

Adapun sejumlah pekerjaan dengan status kemitraan diantaranya ojek online dan pengemudi taksi online.

Berita lain dengan Judul: Kemnaker: Pembayaran THR paling lambat H-7 sebelum hari raya keagamaan
Berita lain dengan Judul: Menaker berambisi pemberian THR dipatuhi seiring membaiknya ekonomi
Berita lain dengan Judul: Peneliti: Ojol jadi penyangga saat lapangan kerja susah akibat pandemi

 



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close