Trending

Memiliki lemak perut di usia paruh baya berisiko Alzheimer - Beritaja

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Memiliki lemak perut tidak hanya menimbulkan masalah estetika, tetapi juga memengaruhi kesehatan seseorang dengan meningkatkan akibat diabetes, stroke, serta penyakit jantung, dan yang terbaru, Alzheimer, penyebab paling umum dari demensia.

Menurut sebuah studi baru di Washington University School of Medicine Amerika Serikat, dilansir Medical Dialy beberapa waktu lalu, jumlah lemak perut viseral yang lebih tinggi pada usia paruh baya meningkatkan akibat penyakit Alzheimer.

Lemak viseral, yang terdapat di dalam rongga perut, berfaedah untuk melindungi organ di perut, seperti hati, pankreas, dan usus.

Baca juga: Konsumsi kafein bantu hilangkan lemak di perut

Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, lemak tersebut bisa memicu perut buncit, apalagi menyebabkan gangguan kesehatan seperti tekanan dpetunjuk tinggi, obesitas, kolesterol, dan resistensi insulin. Lemak viseral disimpan ketika seseorang makan terlalu banyak kalori dan kurang berolahraga.

Para peneliti menemukan hubungan antara lemak tersembunyi ini dan perubahan pada otak yang mengenai dengan Alzheimer, yang dapat membantu memprediksi kondisi tersebut apalagi 15 tahun sebelum indikasi awal muncul.

Mereka mengevaluasi 54 partisipan yang sehat secara kognitif antara usia 41 hingga 61 tahun, dengan indeks massa tubuh rata-rata 32. Volume otak peserta diukur menggunakan MRI dan keberadaan amiloid dan tau (protein di otak yang mengenai dengan Alzheimer) ditentukan dengan menggunakan pemindaian tomografi emisi posisi (PET).

Baca juga: Jenis sarapan untuk halau lemak perut

Untuk mengidentifikasi akibat Alzheimer, para peneliti memperkirakan hubungan dengan faktor-faktor seperti indeks massa tubuh, obesitas, resistensi insulin, dan jaringan adiposa (lemak) perut.

Penelitian ini juga menemukan hubungan antara lemak perut yang lebih tinggi dan peningkatan peradangan otak, yang dikaitkan dengan peningkatan akibat Alzheimer.

"Studi ini menyoroti sistem utama di mana lemak tersembunyi dapat meningkatkan akibat penyakit Alzheimer. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan otak tersebut terjadi sejak usia 51 tahun, rata-rata hingga 15 tahun sebelum indikasi kehilangan memori paling awal dari Alzheimer terjadi," kata peneliti Cyrus A. Raji.

“Temuan ini terjadi lebih jelek pada laki-laki daripada wanita,” tambahnya.

Baca juga: Tips menghilangkan lemak perut menurut para ahli

:
Editor: Mahfud
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2123







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close