Trends

Legislator pertanyakan 21 armada TransJakarta tak utuh lagi - BeritAja

Sedang Trending 11 bulan yang lalu
beritaja.com

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim mempertanyakan 21 dari 36 unit armada TransJakarta di Terminal Pulo Gadung (Jakarta
Timur) hanya tersisa potongan kursi, bagian roda hingga tabung bahan bakar gas.

Anggota Komisi Bidang Keuangan tersebut mengaku heran lantaran 21 unit nan sekarang tak lagi mempunyai kerangka bus itu masuk dalam usulan penghapusan aset berupa 417 bus TransJakarta nan sudah tak terpakai.
Penghapusan aset itu diusulkan dengan langkah lelang.

"Di Terminal Pulo Gadung, dari 36 unit bus, sisa 21. Dan 21 unit itu pun nan ada hanya tabung dan kursi," kata Lukmanul dalam rapat komisi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu.

"Ini coba dijelaskan ke kita. Maksudnya sisa 21 unit ini hanya tabung dan kursi?," katanya lagi.

Dalam rapat tersebut, Lukmanul menyarankan ketua rapat Komisi C DPRD DKI tidak langsung menyetujui permohonan perizinan penghapusan aset 417 bus TransJakarta tua tersebut lantaran belum ada penjelasan utuh mengenai perihal ini.

"Keterangan ini mencurigakan. Sisa 21 unit hanya tabung dan kursi. Diajak semua pihak nan terlibat agar lebih pasti. Saya meragukan untuk menyetujui," tutur dia.

Berita lain dengan Judul: Dishub DKI usul 417 bus TransJakarta nan tak layak beraksi dijual

Ketika ditemui di letak nan sama, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta,
Ismanto menjelaskan, penyebab adanya bus TransJakarta nan sekarang tak lagi utuh, lantaran bus-bus tersebut disimpan di penampungan dan terminal nan tidak mendapat penjagaan.

Sehingga, kata dia, orang-orang bisa memasuki area tersebut tanpa sepengetahuan Dishub DKI. Akhirnya kerangka, suku cadang hingga fasilitas-fasilitas dalam bus tersebut dilepas dan dicuri.

Bahkan, kasus pencurian ini telah ditangani oleh pihak Kepolisian dan pelaku sudah ditahan.

"Pasca dioperasikan, busnya itu kan disimpan. Mungkin, ada rumor pengamanan terhadap aset alias barangkali ada penjpetunjukan," katanya.

Berita lain dengan Judul: TransJakarta bantah terlibat dengan bus mangkrak di Ciputat dan Bogor

Sehingga, kata dia, muncul 21 bus nan tak lagi utuh. "Nanti bakal kami penjelasan lebih lanjut agar posisinya jadi jelas buat semua," kata Ismanto.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah meminta izin kepada DPRD DKI Jakarta untuk menghapus aset 417 bus TransJakarta nan sudah tidak terpakai. Alasannya bus tersebut telah rusak, sudah mencapai usia nan layak untuk dihapus asetnya dan biaya perawatannya lebih mahal dibanding faedah penggunaannya.

Berkaitan dengan penghapusan aset, 417 bus TransJakarta ini diusulkan dijual alias pindah tangan kepada pihak lain dengan langkah lelang. Dishub DKI memperkirakan nilai lelang dari penjualan bus tersebut mencapai Rp21,3 miliar.

Berdasarkan Pasal 331 dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, disebutkan bahwa pemindahtanganan peralatan alias aset milik wilayah dengan nilai lebih dari Rp5 miliar perlu mendapat persetujuan dari DPRD.

DPRD DKI menindaklanjuti dengan mengkaji kembali kepantasan penghapusan aset bus TransJakarta beserta pemadanan nilai lelang nan bisa diterima Pemprov DKI, sebelum menyetujui penghapusan aset tersebut.
 





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di



    close