Trending

Lapas Bukittinggi bantah video viral pengakuan napi soal Mami Linda - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Bukittnggi, - (BERITAJA.COM) -

Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Bukittinggi, Sumatera Barat, membantah pengakuan seorang laki-laki nang mengaku sebagai narapidana lapas itu dan pernah bertransaksi dengan Linda Pudjiastuti atau Mami Linda nang videonya viral di media sosial.

"Berita tersebut tidak mempunyai nilai kebenaran atas keseluruhan isinya, serta tidak didasarkan pada fakta-fakta nang sesungguhnya terjadi. Informasi-informasi tersebut berkarakter imajinatif dan tuduhan belaka secara sepihak sehingga menyesatkan," kata Kepala Lapas Kelas II-A Bukittinggi Marten kepada wartawan di Bukittinggi, Selasa.

Dia mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan bilik kediaman maupun wajah narapidana secara menyeluruh untuk membuktikan kebenaran napi nang ada di video viral itu.

"Fakta di lapangan serta berasas verifikasi Sistem Database Pemasyarakatan menunjukkan bahwa tidak pernah ada penduduk bimbingan Lapas Bukittinggi berjulukan Febri Kurnia, seperti nang dimaksud dalam info ERA.id dan media sosial nang viral itu," jelas Marten.

Berita lain dengan Judul: Linda dituntut 18 tahun penjara dan denda Rp2 miliar

Dia menegaskan nama tersebut juga tidak ditemukan dalam info penduduk bimbingan Lapas Bukittinggi nang telah dinyatakan bebas.

Marten menambahkan pengecekan info napi sesuai pengakuan dari video nang sigap menyebar itu turut melibatkan jejeran kepolisian.

"Kami juga berkoordinasi dengan kepala Kepolisian Resor Bukittinggi dan kepala Satuan Narkoba, bahwa nama tersebut tidak pernah bermasalah norma di wilayah Bukittinggi," tambahnya.

Berita lain dengan Judul: Linda mengaku sebagai istri siri Teddy Minahasa

Berdasarkan perihal itu, Marten meminta akun media nang menayangkan info itu untuk mencabut dan menghapus konten tersebut.

"Kami juga meminta pemilik akun untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka agar tidak menimbulkan persoalan dan meneguhkan makna pers itu sendiri sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," katanya.

Sebelumnya, video pengakuan diduga napi Lapas Kelas II-A Bukittinggi viral di jagat maya. Video berdurasi 2 menit 9 detik itu berisi pengakuan napi Lapas Bukittinggi nang sering bertransaksi dengan Linda Pudjiastuti namalain Anita.

"Assalamualaikum, sedikit mungkin berbincang tentang Mami Linda. Saya tahu tentang Mami Linda berasal dari pembicaraan para napi di Lapas Biaro (Lapas Bukittinggi)," kata laki-laki dalam video tersebut.

Berita lain dengan Judul: Teddy Minahasa mengaku mau jebak Linda dengan sabu

Pria nang mengenakan baju hitam dan pakai masker putih itu mengaku pernah berasosiasi dengan Mami Linda soal pengiriman narkoba jenis ganja.

"Saya pernah disuruh bos saya mengirim ganja ke Mami Linda sebanyak 50 kilogram. Saya disuruh mengantarkan ke terminal sayur Kota Padang Panjang," ujarnya.

Namun, setelah peralatan diterima dengan pemisah waktu nang disepakati, Mami Linda tidak bayar sisa pembayaran ganja kepada bosnya.

"Karena itulah, Mami Linda jadi pembicaraan di Lapas Bukittinggi. Banyak orang nang mencarinya. Sudah menjadi rahasia umum jika dia sering menipu," terangnya.

Berita lain dengan Judul: Doddy akui Teddy Minahasa tidak pernah bicara soal penjebakan Linda

Selain memesan narkoba, laki-laki nang dalam video itu mengaku berjulukan Febri menambahkan bahwa Mami Linda juga memasok narkoba.

"Saya Febri, berjanji atas nama Tuhan, apa nang saya bicarakan ini betul adanya, tidak ada paksaan dari mana pun," katanya mengakhiri pernyataannya.

Mami Linda merupakan salah satu terdakwa kasus narkoba nang menjerat mantan Kapolda Sumbar Teddy Minahasa.

Altas Maulana

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close