Trending

Kuasa hukum Mario sampaikan ada unsur pelecehan dalam sidang AG - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

kuasa norma S itu menegaskan kliennya sama sekali tidak mengetahui rencana penganiayaan

Jakarta (BERITAJA.COM) - Kuasa norma tersangka kasus penganiayaan anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Mario Dandy Satriyo (20) menyampaikan adanya unsur pelecehan dalam sidang anak AG (15).

"Pelecehan itu kan udah disampaikan Mario di persidangan, jadi faktanya memang begitu," kata Basri selaku kuasa norma Mario Dandy Satriyo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa.

Menurut Basri, apa nang disampaikan kliennya di persidangan sudah jelas mengenai motif hingga penyebab  terjadinya penganiayaan.

Mario menyebut, kejadian tersebut  terjadi lantaran adanya info dari mantan kekasih, Anastasia Pretya Amanda alias saksi APA (19).

Sebelumnya, kuasa norma tersangka Shane (S), Happy SP Sihombing menyebut adanya dugaan pelecehan dalam kasus penganiayaan  anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) ialah Mario Dandy Satriyo (MDS) terhadap korban D.

"Iya jika bahasanya ya begitu, lantaran Mario cerita ke Shane gitu dan di buletin aktivitas pemeriksaan (BAP) juga begitu, gak ada secara definitif disebutkan," kata Happy saat dihubungi, di Jakarta, Rabu.

Happy menjelaskan adanya dugaan perbuatan tidak baik itu dilakukan korban D kepada saksi AG berasas keterangan dari kliennya, Shane nang mendapat info dari Mario alias MDS.

Lebih lanjut, kuasa norma S itu menegaskan kliennya sama sekali tidak mengetahui rencana penganiayaan dan tak mengenal AG maupun saksi baru berinisial APA.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyebut motif kekerasan nang dilakukan MDS kepada D lantaran tersulut emosi usai mendengar info dari kawan wanitanya nang berumur 15 tahun berinisial AG.

"AG mengalami perbuatan tidak baik sehingga tersangka melampiaskan ampetunjuk kepada korban mulai dari memukul hingga menendang," katanya menjelaskan.

Pada Selasa ini, pengadil memeriksa 10 saksi termasuk Mario, Shane, APA, dan tiga mahir ialah dua master serta digital forensik nang sebelumnya pada Senin (3/4) memeriksa lima saksi ialah ayah korban Jonathan Latumahina, Rustam Hatala, N, R, dan RJ.

Penganiayaan Mario kepada korban D terjadi pada Senin (20/2) malam pukul 20.30 WIB di area Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Berita lain dengan Judul: Ayah Shane berpesan kepada putranya untuk jujur di persidangan
Berita lain dengan Judul: Ayah D sebut anaknya seperti meninggal tapi tetap bernapas
Berita lain dengan Judul: Sidang pengadilan anak AG dihadiri 15 saksi dan empat ahli



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close