Trending

KPK telusuri dugaan TPPU terkait temuan senjata api Dito Mahendra - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekarang tengah menelusuri dugaan tindak pidana pencucian duit (TPPU) mengenai temuan 15 pucuk senjata api di rumah Dito Mahendra.

"Tentu KPK bakal mendalami lebih lanjut kepemilikan senjata api tersebut, termasuk apakah ada kaitan dengan dugaan TPPU nang saat ini KPK sedang lakukan," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat.

Ali mengatakan KPK mempunyai kewenangan soal penelusuran pembelian senjata api tersebut lantaran senjata api tersebut diduga dibeli dengan duit hasil korupsi.

Meski demikian penanganan soal senjata api tersebut bakal dilakukan berbareng dengan pihak kepolisian.

"Modus TPPU saat ini begitu kompleks, bisa jadi membelanjakan, menyamarkan, dan menyembunyikan asal-usul hasil tindak pidana korupsi sebagai 'predicate crime'-nya, sebagai tindak pidana asalnya,yang menjadi kewenangan KPK saat ini," ujarnya.

Berita lain dengan Judul: KPK temukan 15 pucuk senjata api di rumah Dito Mahendra
Berita lain dengan Judul: KPK geledah rumah Dito Mahendra di Jakarta Selatan

Penyidik KPK menemukan 15 pucuk senjata api nang terdiri atas lima pistol Glock, satu pistol S&W, satu pistol Kimber Micro, dan delapan senjata api laras panjang saat menggeledah rumah Dito Mahendra di Jakarta Selatan pada Senin (12/3).

Penggeledahan dilakukan mengenai investigasi kasus dugaan korupsi dan TPPU untuk tersangka mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi.

Dito sebelumnya telah diperiksa Penyidik KPK sebagai saksi kasus dugaan suap dan TPPU untuk tersangka Nurhadi pada Senin (6/2).

Saat itu interogator mengonfirmasi soal aset nang berangkaian dengan tersangka NHD, salah satunya mengenai dengan kepemilikan satu unit kendaraan roda empat.

Sebelumnya, Dito sempat tiga kali mangkir dari panggilan KPK masing-masing pada 8 November 2022, 21 Desember 2022, dan 5 Januari 2023.

Ali kemudian menerangkan nang berkepentingan tidak datang lantaran telah pindah rumah ke alamat baru dan tidak menerima surat panggilan dari lembaga antirasuah tersebut.

Nama Dito Mahendra dikenal publik setelah dirinya melaporkan artis Nikita Mirzani atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) ke Polres Serang Kota, Banten.

Laporan tersebut bersambung hingga persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Serang dan majelis pengadil kemudian memutus Nikita Mirzani dibebaskan dari dakwaan.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close