Trending

KPK: Rafael terima gratifikasi via perusahaan konsultan pajak - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Rafael Alun Trisambodo (RAT) diduga menerima gratifikasi melalui perusahaan konsultan pajak miliknya.

"RAT juga diduga mempunyai beberapa upaya nang satu di antaranya PT AME (Artha Mega Ekadhana), nang bergerak dalam bagian jasa konsultansi mengenai pembukuan dan perpajakan," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Jakarta, Senin.

Firli mengungkapkan pihak nang menggunakan jasa PT AME adalah para wajib pajak nang diduga mempunyai persoalan pajak, khususnya mengenai tanggungjawab pelaporan pembukuan perpajakan pada negara melalui Dirjen Pajak.

Penyidik KPK telah menemukan Rafael diduga menerima aliran duit sebesar 90 ribu dolar Amerika Serikat melalui PT AME.

Berita lain dengan Judul: KPK tahan mantan pejabat Ditjen Pajak Rafael
Berita lain dengan Judul: KPK sebut penahanan Rafael Alun tinggal tunggu waktu

"Setiap kali wajib pajak mengalami hambatan dan persoalan dalam proses penyelesaian pajaknya, RAT diduga aktif merekomendasikan PT AME," ujarnya.

Firli menjelaskan peristiwa dugaan penerimaan gratifikasi oleh Rafael diduga terjadi saat nang berkepentingan menjabat sebagai Kepala Bidang Pemeriksaan, Penyidikan, dan Penagihan Pajak Kantor Wilayah Dirjen Pajak Jawa Timur I pada 2011.

Alat bukti lain nang disita interogator adalah "safety deposit box" (SDB) berisi duit sejumlah sekitar Rp32, 2 miliar nang tersimpan dalam di salah satu bank dalam corak pecahan mata duit dolar AS, mata duit dolar Singapura, dan mata duit Euro

Tim interogator juga telah melakukan penggeledahan di kediaman RAT bertempat tinggal di Jalan Simprug Golf, Jakarta Selatan.

"Saat penggeledahan tersebut, ditemukan antara lain dompet, ikat pinggang, jam tangan, tas, perhiasan, sepeda, biaya duit dengan pecahan mata duit rupiah," kata Firli.

Atas perbuatannya, tersangka Rafael Alun Trisambodo dijerat dengan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close