Trending

Korban pekerja migran asal Lampung melapor ke polisi - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Bandarlampung (BERITAJA.COM) - Lima korban dugaan tindak pidana perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung, hasil pemulangan dari KJRI Johor Bahru Malaysia, secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polda Lampung.

"Hasil konfirmasi dengan Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, bahwa pada Rabu (8/3) kelima korban PMI sudah resmi melapor ke Polda Lampung," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, di Bandarlampung, Kamis.

Pandra menjelaskan, berasas Laporan Polisi Nomor : LP / B / 97 / III / 2023 / SPKT / POLDA LPG , tanggal 8 Maret 2023, kelima korban asal Lampung tersebut melaporkan dugaan tindak pidana tentang tindak pidana perdagangan orang alias tindak pidana perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Atas dugaan tindak pidana tersebut, perusahaan penyalur jasa TKI dengan tujuan ke Malaysia, bakal dikenakan hukuman pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) dan (2) jo Pasal 4 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) alias Pasal 81 dan Pasal 83 UU RI Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, jelas Pandra.

Sebelumnya, diberitakan kejadiannya berasal pada 24 Januari 2023 pihak KBRI Johor Bahru menerima pengaduan dari salah satu PMI atas nama Pri Hartini bahwa terdapat empat orang PMI di Kuil Johor Bahru Malaysia nan bekerja secara non prosedural alias terlarangan melalui Pelabuhan Batam dan Dumai Kepulauan Riau pada Oktober 2022.

Kemudian, pada 25 Januari 2023 KJRI Johor Bahru berbareng kedudukan tenaga kerja Negeri Johor, Polres Batu Pahat telah mendatangi kuil tempat keempat PMI bekerja, kemudian mereka diamankan di KJRI Johor Bahru Malaysia untuk proses pemulangan ke Indonesia.

Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung berbareng dengan pemangku kepentingan mengenai ialah BP2MI, Disnaker, dan Dinsos Provinsi Lampung, melakukan penjemputan penyerahan kelima PMI dari BP2MI ke Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Selanjutnya mereka dititipkan di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) untuk kemudian kelima korban itu dibawa ke Polda Lampung untuk membikin laporan secara resmi.

Adapun kelima korban tersebut seluruhnya berjenis kelamin wanita, berinisial RW (55), AW (45), PN (44), EWL (22), dan PH (58) penduduk Bandarlampung, sementara empat korban lainnya penduduk Lampung Timur.
 

Agus Wira Sukarta

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close