Trending

Klaster Rosella Malang semakin berkembang berkat pemberdayaan BRI - Beritaja

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta (BERITAJA) – Klaster Rosella yang berada di di Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang semakin berkembang berkah program pemberdayaan Klasterkuhidupku dari BRI.

Kampung Rosella alias Klaster Rosella juga mendapat support dari BRI mulai dari pendanaan usaha, program pemberdayaan usaha, dan mendapatkan support peralatan.

Ketua Klaster Rosella Tiarsih mengatakan, melalui program pemberdayaan Klasterkuhidupku, Klaster Kampung Rosella mendapat pendampingan dari BRI untuk mengembangkan produknya. Dari segi pemasaran, BRI juga membantu Kampung Rosella untuk terus memasarkan produk-produk unggulannya agar semakin dikenal luas.

"Setiap aktivitas pameran alias bazaar yang diadakan BRI, kami selalu dibantu. Produk-produk kami juga sudah ada di Localoka Malang. Kami berambisi jangkauan pasar kami lebih luas lagi. Bukan hanya penjualan yang lancar tapi penduduk kami juga dapat meningkatkan ekonominya,” ujar Tiarsih.

Sebagai informasi, Rosella adalah tanaman tropis yang berasal dari benua Afrika. Daya pikat rosella adalah warnanya yang merah merona, sehingga membikin tanaman itu tidak hanya terlihat asri di pekarangan rumah, namun juga menambah nilai estetik dipandang mata.

Tiarsih menceritakan bahwa Kampung Rosella yang berada di Desa Sumberdem ini didirikan pada 2019, lantaran masyarakat di sekitar mempunyai kesadaran tinggi jika rosella yang ada di daerahnya mempunyai banyak manfaat. Ditambah lagi, semangat penduduk setempat untuk berinovasi dalam membudidayakan tanaman ini.

"Tanaman rosella memang punya daya tarik lantaran warnanya, tapi juga menjadi komoditas wilayah kami lantaran punya banyak manfaat, sehingga kami membudidayakannya. Kami tanam tanaman rosella ini di pekarangan rumah juga," ungkap Tiarsih.

Adapun faedah tanaman rosella di antaranya untuk menetralisir kadar gula dpetunjuk, menurunkan tekanan dpetunjuk tinggi, meningkatkan kekebalan tubuh, dan juga sebagai antioksidan. Berangkat dari faedah itu, Kampung Rosella pun melakukan penemuan dalam pengolahan kembang rosella menjadi beragam produk olahan, dengan cita rasa yang unik dan menarik, seperti minuman botanikal dan dodol.

Ketertarikan penduduk dengan tanaman rosella rupanya mendapat support penuh dari kepala desa, hingga akhirnya tanaman obat tersebut menjadi salah satu potensi unggulan daerah.

Untuk meningkatkan produksi dan penjualan, BRI menyalurkan support peralatan upaya kepada Klaster Kampung Rosella berupa perangkat pengering kembang dari listrik dan manual serta perangkat pengaduk dodol. Alat pengering tersebut sangat dibutuhkan lantaran wilayah Kampung Rosella berada di area pegunungan dataran tinggi.

"Curah hujannya tinggi, makanya kami diberi support perangkat pengering alias oven untuk mengeringkan rosella. Ada dua oven, listrik dan manual yang menggunakan kompor, andaikan wilayah kami lagi meninggal listrik. Jadi dengan oven manual, kami tetapmampu melakukan proses pengolahan," kata Tiarsih.

Selain membantu mendorong produktivitas usaha, BRI juga membantu Klaster Kampung Rosella mendapatkan perizinan seperti Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), Nomor Izin Berusaha (NIB), dan sertifikasi legal untuk setiap produk dari bahan utama rosella.

Tiarsih menambahkan, saat ini, produk olahan kembang rosella juga sudah dipasarkan hingga ke tingkat nasional. Keberhasilan itu sukses diraih berkah support dari BRI yang membantu memasarkan produk.

“Setiap ada aktivitas UMKM, Kampung Rosella selalu mendapat undangan untuk datang dan menjual produk-produknya,” tutup Tiarsih.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan secara umum, strategi upaya mikro BRI di 2024 bakal konsentrasi pada pemberdayaan berada di depan pembiayaan.

“BRI sebagai bank yang berkomitmen kepada pelaku UMKM telah mempunyai kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi, hingga interkoneksi," ujar Supari.

Hal tersebut bakal menjadi tulang punggung penyelenggaraan program-program pemberdayaan yang digagas BRI, seperti Desa BRILiaN, KlasterkuHidupku, Figur Inspiratif Lokal (FIL), dan LinkUMKM (platform pemberdayaan online).

"Melalui beragam program pemberdayaan tersebut, BRI berupaya memberikan one stop solution kepada pelaku upaya mikro, tidak hanya bagian keuangan, tetapi juga non finansial sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM," pungkasnya.


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close