Trending

Keputusan pemilu dari Macron dapat picu Prancis keluar dari Uni Eropa - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Moskow (BERITAJA) - Keputusan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membubarkan parlemen negaranya dan mengadakan pemilu awal dapat memicu keluarnya Prancis dari Uni Eropa, kata kepala negosiator Brexit UE, Michel Barnier.

Barnier mengatakan perihal itu dalam sebuah wawancara dengan surat berita asal Inggris, The Telegraph bahwa angan Macron untuk mengalahkan partai sayap kanan National Rally (RN) dalam pemilu mendatang adalah sangat berisiko, kata pemberitaan itu pada Sabtu (22/6).

"Saya rasa (pemimpin faksi parlemen RN, Marine) Le Pen dan (presiden partai RN, Jordan) Bardella berubah pikiran. Mereka tetap anti-Eropa," kata Barnier.

Pada 9 Juni, Macron mengumumkan pembubaran majelis rendah parlemen Perancis serta mengadakan pemilihan umum sigap dua putaran pada 30 Juni dan 7 Juli.

Keputusan tersebut dibuat setelah pemilihan Parlemen Eropa di mana partai RN muncul sebagai pemenang di pemilihan lokal di Prancis.

Dalam pemilu untuk keanggotaan Parlemen Eropa bagi Prancis itu, partai RN berhujung sebagai pemenang dengan kelebihan 15 poin persentase dibandingkan koalisi sentris Macron.

Sumber: Sputnik
Baca juga: Presiden Prancis Emmanuel Macron umumkan pembubaran Majelis Nasional
Baca juga: Macron sebut Eropa tak pernah punya banyak musuh seperti saat ini
Baca juga: Presiden Prancis: Uni Eropa mesti terus dukung Ukraina

:
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close